Tampilkan postingan dengan label Goresanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Goresanku. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Desember 2013

Hari Anti Korupsi

Hari ini (katanya) hari anti korupsi sedunia. hmmm, korupsi adalah topik yang paling sering kita dengar di Indonesia saat ini. Setiap menonton tayangan news, selalu ada saja kasus-kasus korupsi baru. Seakan korupsi itu menjadi sesuatu yang dihalalkan atau sesuatu yang sedang menjadi trend sehingga tidak heran semua pejabat melakukannya secara berjamaah. Sulit memang dengan sistem hukum di negara kita yang begitu lemah saat ini untuk menegakkan kasus-kasus itu dengan seadil-adilnya. Karena selama ini faktanya kasus-kasus korupsi yang terungkap kebanyakan hanya ikan-ikan kecil saja, walaupun ada beberapa ikan besarnya. Tapi banyak sekali "ikan-ikan besar" lainnya yang tidak tersentuh hukum. Ya, memang dimanapun tempatnya, yang kaya selalu aman. Untuk mengatasi korupsi memang sulit sekali, tapi mulailah dari diri kita sendiri, terutama para generasi muda. Jika merubah generasi tua begitu sulit maka mulailah untuk merubah yang muda, dengan melakukan "character building". Ayo tanamkan dalam diri kita rasa malu mengambil milik orang lain. Mulai dari sekarang, tumbuhkan rasa malu untuk tidak mengambil "apapun" milik orang lain tanpa seizin orang tersebut. Budayakan rasa malu, tanamkan nilai dan moral yang baik pada generasi muda. Sebenarnya penyebab orang-orang korupsi ada beberapa hal. Pertama, rendahnya moral sehingga tidak ada rasa malu ketika mengambil sesuatu yang bukan hak dan miliknya. Kedua, karena dorongan ekonomi untuk dapat hidup yang lebih baik. Ketiga, dorongan istri dan anak (bagi yang sudah menikah), dorongan-dorongan itu yang menjadi motif awal seseorang melakukan korupsi, karena tuntutan-tuntutan istri dan anak yang berlebihan, minta beli ini dan itu, yang akhirnya membuat seseorang itu melakukan korupsi untuk membahagiakan keluarganya. Banyak juga hal lain sebenarnya. Kita jangan selalu menyalahkan pemerintah ataupun hukum yang begitu lemah, tapi kita sebagai masyarakat juga harus ikut andil dalam membantu pemerintah. Kalau seandainya semua orang berperilaku baik, bermoral, dan tahu malu, maka tidak akan ada para koruptor di muka bumi ini. Selamat hari anti korupsi, semoga semua koruptor di negeri ini mendapat hidayah dan segera bertaubat. Semangat untuk para aparatur yang menjalankan tugasnya menangkap para koruptor supaya lebih jujur dan amanah :)

Rabu, 26 Juni 2013

Kurangi Menonton Televisi

Beberapa hari ini lagi hobi baca buku, tepatnya jenis novel roman. Tau sendiri kan kalau novel-novel luar negeri itu romantis abis J Bayangin ya, dalam satu hari aku bisa melahap satu novel. Kalau aja baca buku kuliah juga secepat itu pasti tiap semester aku bisa dapat IP 4 hahahaahaaa :D
Memang dari dulu aku suka membaca. Tapi entah kenapa beberapa bulan ke belakang jadi agak malas. Buku “Chairul Tanjung si Anak Singkong” yang Mama beli bulan 1 lalu, sampai sekarang belum aku sentuh. Padahal dulu aku sempat mencari buku itu di toko-toko buku tapi belum keluar. Dan tiba-tiba aja waktu itu, pas aku pulang dari rumah teman, si Mama memberikan buku itu. Senangnya bukan kepalang. Tapi baru aku baca beberapa halaman. Dan ini semua gara-gara koleksi film yang semakin numpuk di laptop dan menunggu untuk ditonton. Tapi lucunya, beberapa hari ini aku malah keranjingan baca buku dan sebentar lagi sepertinya buku “Chairul Tanjung si Anak Singkong” juga akan aku baca sampai halaman terakhir J
Tapi ya, walaupun aku suka menonton, entah kenapa sekarang ini aku malaaaaaaas sekali menonton sebuah kotak ajaib bernama “TELEVISI”. Kenapa? Karena program-program sekarang kebanyakan membosankan dan datar, hampir sebagian besarnya mirip antara satu dan yang lain. Belum lagi porsi iklan dalam setiap program-program acaranya. Kadang saking bosannya ngeliat iklan, sampai aku hitungin itu iklan berapa buah di setiap jeda program acaranya. Bukan berarti aku nggak suka melihat iklan, tapi kadang porsi iklan yang terlalu besar membuat aku jenuh dan bosan. Pada dasarnya kan kita menghidupkan televisi karena ingin mendapatkan informasi dan hiburan. Tapi ketika porsi informasi/hiburan dan iklannya sebanding, hal itu tentu aja membuat kita bosan dan akhirnya apa? Tentu saja berpindah channel TV. Dan ketika aku berpindah channel TV, aku selalu lupa untuk kembali ke channel sebelumnya x_x
Dari semua channel TV, yang paling sering aku tonton adalah MNC music (suka lihat video-videonya), Metro TV (suka sama informasinya yang selalu aktual, ada program favorit aku kayak Kick Andy, Mata Najwa, Stand Up Comedy, Mario Teguh), Diva Universal (koleksi film baratnya seru, juga ada yang drama series nya), FoxCrime (program-program tv nya di sini keren-keren), National Geographic juga oke-oke informasinya terutama mengungkap fakta-fakta yang nggak pernah kita tahu, KBS (banyak koleksi film-film korea terbaru), SCTV (itu program FTV nya jadi favorit aku). Tapi bisa dibilang aku sangat jarang menghidupkan televisi. Kalau di rumah, aku lebih suka di kamar dengan koleksi film-film yang aku punya, baca buku, atau menjelajah dunia maya. Sekarang aku bahkan nggak tahu apa program TV favorit orang-orang. Seperti X-factor, indonesian idol, atau master chef yang sering disebut orang-orang di twitter misalnya. Aku bahkan nggak pernah mengikuti tayangan-tayangan itu. Entah kenapa sejak masuk jurusan komunikasi dan tahu bagaimana pengaruh dan dampak media televisi terhadap masyarakat, sejak saat itu aku mulai membatasi diri untuk tidak terlalu sering menonton televisi. Dan sejak Kak Mena pulang dari Surabaya, dia juga jadi tidak terlalu sering menonton. Dia lebih sering belajar speaking di youtube, atau belajar listening di laptop. Jadi bisa di bilang di rumah yang menonton hanya Mama, itupun hanya pada malam hari. Kalau Bapak paling nonton kalau pas ada tayangan bola, atau berita aja.  

Bukan berarti televisi itu nggak bagus loh, tapi jangan terlalu sering dilihat, karena bisa membuat kita terpedaya. Karena nggak semua yang diperlihatkan media itu benar-benar adanya. Terutama tayangan-tayangan seperti sinetron. Buat aku sinetron itu sangat tidak mendidik. Peran-peran tokohnya dibuat sejahat mungkin, sampai kadang kita yang menonton jadi ikut kesal pada pemeran antagonisnya. Aku ingat dulu waktu aku kecil ada satu sinetron laga yang memperlihatkan adegan bunuh-bunuhan gitu. Dan gara-gara menonton sinetron itu, aku jadi nggak bisa tidur dan merasa banyak orang jahat di sekeliling aku. Dan itu benar-benar menakutkan. Sampai akhirnya aku nggak berani lagi menonton sinetron itu. Jadi coba kalian bayangkan jika anak-anak kecil mengkonsumsi tayangan-tayangan sinetron yang penuh dengan tindak kejahatan, adegan-adegan percintaan, adegan-adegan yang penuh intrik, bisa dipastikan akan mempengaruhi sikap dan tingkah lakunya. Karena harus diingat jika anak-anak sangat suka meniru. Makanya bisa dilihat kan sekarang banyak anak-anak yang menyanyikan lagu-lagu orang dewasa, banyak anak-anak lelaki yang memperkosa temannya yang berlainan jenis, atau sekedar mencium temannya yang berlainan jenis. Helloooo?? Mereka masih anak-anak tapi sudah mengerti hal-hal seperti itu? Kalau sudah begitu siapa yang harus disalahkan? Pastinya yang harus disalahkan adalah orangtua. Kenapa tidak menjaga dan merawat anaknya dengan baik, terutama menjaga anaknya agar tidak menonton tayangan-tayangan orang dewasa. Jadilah orangtua cerdas, dan ikuti pertumbuhan anak-anak Anda. Jangan biarkan anak-anak sendirian dan menafsirkan segala hal sendirian. Ajak mereka belajar dan bermain, bimbing mereka. Karena usia dini adalah usia yang membutuhkan bimbingan, dan menginjak usia 10-15 tahun adalah usia ketika anak-anak lebih sering berada di luar rumah, sehingga kondisi lingkungan yang sangat mempengaruhi tingkah laku anak. Lingkungan yang baik akan menjadikan anak-anak tumbuh dengan baik dan lingkungan yang buruk akan membuat anak-anak terpengaruh untuk berperilaku buruk. 

Kamis, 20 Juni 2013

Kegiatan Penanaman dan Pembibitan Mangrove

Kemarin, hari Kamis (20/06/12), aku dan teman-teman relawan Sobat Bumi Aceh melakukan penanaman dan pembibitan tanaman Mangrove di Desa Ruyung, Aceh Besar. Lokasinya itu di daerah Krueng Raya. Kami menempuh perjalanan yang lumayan jauh juga, menghabiskan waktu sekitar 45 menit di perjalanan. Sekitar pukul setengah 11 kami mulai melakukan penanaman mangrove. Kami mengangkat bibit-bibit mangrove ke lokasi penanaman. Lumayan jauh juga kami harus berjalan kaki, dengan panas matahari yang menyengat. Proses penanaman berlangsung seru. Kami menanam di tanah-tanah berlumpur. Pakaian-pakaian yang kotor tak kami pedulikan lagi, bahkan sinar matahari menjadi teman kami hari itu. Rasanya menyenangkan sekali bisa melakukan hal positif untuk bumi. Dan di kemudian hari tanaman-tanaman itu juga bisa membantu perekonomian para nelayan di wilayah tersebut. Pukul dua belas siang proses pembibitan selesai dilakukan, kamipun kembali dan beristirahat sejenak, sebelum melanjutkan lagi kegiatan selanjutnya. Aku segera mencari air dan meneguknya. Rasanya air yang kuminum tak pernah cukup, ya mungkin saking lelahnya jadi dehidrasi J
Kemudian kami membersihkan kotoran-kotoran lumpur yang menempel di tangan, kaki, dan pakaian. Setelah itu dilanjutkan dengan makan siang yang dimasak oleh warga di desa itu. Enak sekali rasa masakannya. Ada kuah plik ue, ayam goreng, ikan asin goreng, mie goreng, dan kerupuk.
Wah saking laparnya rasanya seperti tidak makan setahun hahaaaaa :D Yah mungkin karena ini pertama kalinya aku menanam di tanah yang berlumpur. Aku jadi ingat dulu waktu kecil sering ikut nenek ke sawah, dan melihat orang-orang bertani. Mereka menanam padi di tanah-tanah berlumpur. Aku suka sekali terjun ke tanah itu dan bermain kotor-kotoran. Yah, momen kemarin kembali mengingatkan aku akan suasana dulu saat menemani nenek ke sawah. Rasanya seperti anak kecil yang baru melihat lumpur dan tertawa kegirangan. Satu kata yang bisa menggambarkan suasana kemarin adalah “seru”.

Pukul dua siang, kami melanjutkan kegiatan selanjutnya yaitu pembibitan tanaman mangrove. Di situ sudah tersedia polibex-polibex yang sudah diisi tanah. Juga ada bibit-bibit mangrove. Kami mengambil bibit-bibit itu dan memasukkannya ke dalam polibex. Ada 20000 bibit yang kami masukkan. Kami juga dibantu oleh para warga di desa tersebut. Mereka juga antusias dengan kegiatan ini, apalagi anak-anak kecilnya. Mereka begitu bersemangat membantu. Rasanya menyenangkan sekali memasukkan bibit-bibit itu ke dalam polibex. Dan beberapa bulan ke depan, kami akan datang ke desa itu lagi untuk melakukan penanaman mangrove lagi dari bibit-bibit yang telah kami masukkan ke dalam polibex tersebut.  Pukul setengah empat sore kegiatan selesai dilakukan. Alhamdulillah kami telah berhasil menanam 1000 tanaman mangrove dan melakukan 20000 pembibitan mangrove K
Acara kemarin benar-benar menyenangkan, karena di sana aku mendapat banyak teman dan pengalaman baru yang berwawasan lingkungan dengan melakukan hal positif untuk alam. Terimakasih Sobat Bumi Aceh telah memberikanku kesempatan bergabung dalam kegiatan ini :)






Caption: Melakukan pembibitan mangrove ke dalam polibex


        Caption: Melakukan Penanaman mangrove



        Caption: Foto bersama para relawan Sobat Bumi Aceh 




Caption: Tumpukan bibit dan tanaman mangrove yang akan ditanam







Kamis, 21 Februari 2013

Cerita KKN


Akhirnya selesai sudah menjalani KKN selama sebulan lamanya. Banyak suka duka yang aku alami. Banyak pengalaman menarik yang pastinya tidak akan aku lupakan J
Selama menjalani KKN, banyak hal yang aku pelajari, salah satunya bagaimana mempersatukan perbedaan-perbedaan di antara kita, dan sulitnya beradaptasi di tengah perbedaan yang ada. Kami ada 12 orang dalam satu kelompok, 5 orang wanita dan 7 pria. Pastinya dengan sifat dan temperamen yang beragam. Kesulitan awal adalah mengatasi hal itu, bagaimana menyesuaikan diri antara satu dengan yang lain. Bagian yang tersulit adalah memasak, tapi juga menjadi hal baru untukku. Yap, di tempat KKN inilah aku belajar bagaimana caranya memasak, walaupun aku lebih banyak membantu memotong-motong, atau sekedar memasak nasi, dan goreng menggoreng. Tapi lumayan lah, aku jadi tahu banyak tentang dunia dapur. Kami ditempatkan di Kota Jantho, tepatnya di Desa Teureubeh. Lumayan jauh juga jaraknya dari Kota Jantho. Tapi pemandangan di sana sangat indah, udaranya masih alami (jauh dari polusi kendaraan), dan yang paling menyenangkan adalah airnya dingin, rasanya segar sekali. Hal yang sangat sulit ditemui di Banda Aceh. Tapi itu juga yang paling aku takutkan saat pertama kali datang ke Teureubeh, air yang dingin menjadi salah satu tantangan di pagi hari. Rasanya jika boleh memilih, aku lebih ingin tidak mandi, hahhahaaaa :D
Tapi lama kelamaan justru terbiasa dan mengasyikkan. Selama KKN, rumah kami tinggal selalu didatangi anak-anak. Kami memberikan waktu sekitar dua jam untuk mengajari mereka belajar setiap harinya. Untungnya, walaupun mereka tinggal di tempat yang kualitas pendidikannya tergolong rendah, tapi tidak mengurungkan niat mereka untuk belajar. Mereka justru sangat bersemangat untuk belajar. Sepulang sekolah mereka sudah datang ke rumah kami dengan membawa buku tulis dan buku cetaknya. Rasanya tenaga mereka begitu besar dan tidak ada lelahnya J
Anak-anak di sana sangat baik, dan lucu. Ada Muna, Ainal, Rafiqi, Ira, Nasar, Rahma, dan banyak lagi. Tidak hanya anak-anak, tapi orang-orang tua nya pun baik, terutama kaum ibunya J
Selama di sana, kami menjalankan program-program yang sudah kami rencanakan, ada program utama (individu) dan juga program utama (kelompok).
Program aku yaitu pelatihan public speaking dan lomba pidato. Sedangkan program kelompok kami, ada sosialisasi kesehatan ke SD, membuat profil gampong, lomba mewarnai, turnamen bola antar SD, membuat stiker untuk ditempel di rumah-rumah warga, mengecat tugu selamat datang “Teureubeh”, dan beberapa program lainnya.
4 orang wanita teman kelompok KKN yang selalu setia menemaniku yaitu Iki, Kak Tika, Kak Nanda, dan Ira. Selalu bersama selama di sana.
Oya, di kelompok KKN ku ada yang namana Oppa Jal, dia jago bahasa Korea, tulisan hangul nya juga jago, keren deh pokoknya. Dia itu idolanya cewek-cewek KKN.hahaahaa J
Tau kenapa? Karena orangnya COOL!! Hahaaa :D
Kalau kita bilang “bang, ada cewek cantik tuh” dia bakal jawab gini, “Trus kenapa?” hahaaaa J
Oke, I miss you Oppa J
I miss you all :*
Dan aku rindu anak-anak Desa Teureubeh, I miss you all :*  



Sosialisasi Kesehatan ke SD

Foto bersama para peserta lomba mewarnai Tingkat SD

Lomba Mewarnai Tingkat SD

Sosialisasi pembuatan susu dan nugget kedelai

Foto bareng anak-anak Desa Teureubeh

Minum es kelapa muda di Seulimeum



Bareng si kecil Nazila


Foto Bareng Pak Geuchik Desa Teureubeh


Dari Kanan, Iki, Aku, Kak Nanda, Kak Tika, dan Ira

Foto bersama para peserta lomba mewarnai


with Aya (Anak KKN di  Desa Awee)

Minggu, 02 September 2012

Bertemu Sosok Idola


Hari ini adalah hari yang begitu istimewa untukku. Karena hari ini aku bisa bertemu langsung dengan sosok yang menginspirasiku selama ini. Aku mengenal sosoknya hanya dari sebuah buku, tapi aku merasa begitu dekat dengannya. Sosok yang begitu kukagumi dan kuidolakan. Dan menurutku, daripada aku sibuk mengidolakan artis-artis yang selalu datang silih berganti, aku lebih memilih mengidolakannya saja. Beliau bukan sosok biasa, tapi begitu istimewa. Beliau adalah Menteri BUMN, Bapak Dahlan Iskan. Orang yang sederhana, baik, ramah, dan menerobos birokrasi-birokrasi lama yang dirasa merugikan masyarakat. Dia melakukan banyak perubahan pada tempat-tempat yang dipimpinnya.
Ya, tadi aku bisa melihatnya langsung dan secara dekat. Karena dia mengisi kuliah umum di gedung AAC Dayan Dawood. Ketika aku tiba dan akan memasuki pintu masuk, aku langsung mengenalinya saat berpapasan dengannya. Ternyata wajahnya tak berbeda dengan yang sering ku lihat di televisi. Dan yang ku lihat setelahnya adalah sepatunya. Yup, sesuai dugaanku, dia memakai sepatu kets, yang memang menjadi ciri khas seorang Dahlan Iskan. Yang membuatnya terlihat berbeda dari para pejabat lainnya.
Mengikuti kuliah umum dengannya semakin menambah ketertarikanku padanya. Orang yang ramah dan lucu. Tak malu mengakui kekurangan dan kesalahannya. Saat diceritakan sedikit profil hidupnya, terutama tentang sarung, baju dan celana, satu-satunya pakaian yang dimiliki, aku tak kuasa menahan haru. Tadi aku hampir menangis, apalagi bisa melihat dia secara dekat. Aku begitu BAHAGIA.
Bagiku waktu 2 jam tadi begitu langka dan rugi jika kulewatkan begitu saja.
Dia juga mengatakan bahwa hidup harus optimis. Karena jika kita optimis maka kita akan dekat dengan kesuksesan. Tidak ada yang tidak mungkin. Selalu berpikir optimis.
Dia juga mengatakan bahwa menjadi seorang pengusaha ibarat orang yang naik sepeda. Tidak ada tata cara atau kursus untuk mempelajarinya. Tapi semua dipelajari secara otodidak. Seperti halnya ketika kita belajar sepeda. Pertama-tama kita coba-coba pegang, lalu kita coba naik, ketika naik, lalu jatuh, naik lagi, baru akhirnya bisa lancar membawa sepedanya. Begitu juga ketika kita melakukan sebuah usaha, kita coba-coba dulu pegang uang, bagaimana memutar agar uang yang tadinya hanya lima ratus ribu menjadi jutaan.
Jangan takut bangkrut atau gagal, karena saat kita gagal atau jatuh itu sama halnya ketika kita jatuh dari sepeda. Kita harus segera bangkit dan memulainya lagi.
Dia juga mengatakan bahwa ketika dia menjadi menteri, dia tidak suka jika diberikan banyak wewenang. Makanya sebagian wewenangnya diberikan untuk bawahannya. Karena dia merasa, dia dan para bawahannya adalah sama. Hanya yang berbeda adalah kesempatan. Setiap orang berhak diberi kesempatan. Makanya dia lebih senang memberi kesempatan kepada bawahannya agar bisa maju. Karena ketika orang diberi wewenang pasti akan timbul tanggung jawab dalam dirinya.
Bagi kalian yang belum tahu banyak tentang sosok Dahlan Iskan, aku ingin sedikit berbagi informasi.
Bapak Dahlan adalah seorang anak petani miskin dari Jawa Timur, di desa Kebon dalem.
Satu-satunya pakaian yang dia punya hanya sebuah celana pendek, baju, dan kain sarung. Jika dia mau mencuci celananya maka dia akan memakai sarung sebagai pengganti celananya, dan ketika dia mencuci bajunya, dia akan menggunakan sarung sebagai pengganti bajunya. Sarung baginya multi fungsi. Bisa sebagai celana, sebagai alat untuk solat, sebagai selimut, alat untuk main ninja-ninjaan. Juga kadang sarung dililitkan diperut untuk menahan lapar.
Beliau hanya tamatan SMA, sempat kuliah dua semester lalu di drop out.
Saat masih kecil, ada dua mimpinya yaitu ingin punya sepatu dan sepeda. Saat belum punya sepatu, dia harus ke sekolah menempuh jarak kurang lebih 6 KM dengan berjalan kaki dan tanpa alas kaki. Alhasil, kakinya lecet-lecet.
Baginya, hidup bagi orang miskin harus dijalani apa adanya. Kemiskinan tak lantas membuatnya bersedih. Dia tetap bisa menikmati hidupnya, tertawa-tawa bersama teman-temannya.
Sosok nya mengajarkan kita bahwa takdir seseorang bisa berubah. Dia bisa membuktikan bahwa miskin bukan menjadi hambatan baginya untuk bisa sukses. Walaupun dia tidak mengenyam pendidikan di bangku kuliah, tapi dia bisa membuktikan bahwa dia bisa lebih hebat dari orang-orang yang lulus sarjana.
Menurutnya, seseorang tidak hanya harus pintar, tapi juga memiliki kepribadian yang baik. Karena pintar saja tidak cukup. Tapi untuk diterima oleh orang lain juga diperlukan kepribadian yang baik, sederahana, dan tidak sombong. Karna banyak orang pintar yang gagal berbaur di masyarakat karena dia merasa pintar sendiri. Kepintaran diberikan  Tuhan untuk kita bukan untuk konsumsi pribadi, tetapi juga untuk kita bagi dengan orang-orang di sekitar kita. Bagaimana kita bisa memintarkan orang lain.
Dahlan Iskan always inspiring me. He’s my inspirator J


Kamis, 16 Agustus 2012

Buku "Sepatu Dahlan"


Akhirnya selesai membaca buku “Sepatu Dahlan”. Kisah perjalanan hidup seorang Dahlan Iskan, menteri BUMN. Buku ini mengajarkan bagaimana seorang yang bertahan hidup dalam keterbatasan kemiskinan, berteman dengan rasa lapar setiap harinya, mempunyai mimpi sederhana yaitu bisa mempunyai sepasang sepatu dan sepeda. Ya, sesuai dengan judulnya “sepatu Dahlan”, buku ini menceritakan bagaimana seorang Dahlan kecil yang bermimpi dan berkeinginan mempunyai sepatu, ingin merasakan bagaimana rasanya memakai sepatu. Kemiskinan tak lantas membuatnya menyerah atau menghentikan niatnya untuk terus maju dan berjuang. Sedari kecil kedua orangtuanya selalu menekankan bahwa hidup miskin bukan berarti harus meminta-minta untuk dikasihani, tetapi harus dihadapi dengan bekerja dan berusaha.
Bagi orang lain, kemiskinan adalah penderitaan, tapi bagi Dahlan dan teman-temannya, kemiskinan adalah kesenangan. Semuanya dijalani dengan riang dan tanpa keluh kesah. Terlahir dari keluarga miskin, membuatnya menjadi sosok pekerja keras, disiplin, dan pantang menyerah. Rumahnya hanya berlantaikan tanah, dan jika musim hujan tiba maka akan lembab dan basah. Setiap kemarau datang, lantai tanah itu akan panas dan berdebu. Tak ada kursi, meja, atau perabotan lainnya di dalam rumah. Kecuali sebuah lemari kayu tua di pojok kiri dapur. Hanya ada dua kamar, tak ada ranjang dan kasur di kedua kamar itu. Sehari-harinya dia menggembala domba-domba miliknya, pagi-pagi buta sebelum matahari terbit, dia sudah menyabit rumput untuk domba-dombanya, baru kemudian bergegas ke sekolah. Kadang juga dia menjadi kuli nyeset di kebun tebu untuk mendapat uang tambahan.
Dia harus menempuh jarak sepanjang 6 kilometer ke sekolahnya setiap hari dengan berjalan kaki dan tanpa menggunakan sepatu. Bayangkan jarak sejauh itu ditempuh tanpa menggunakan alas kaki. Perih karena lecet di kakinya yang tak bersepatu tak membuatnya malas bersekolah. Tapi justru membuatnya kian bersemangat.
Dan sepatu adalah salah satu mimpi yang sangat ingin diwujudkannya selain ingin memiliki sepeda.
Rasa lapar menjadi santapannya sehari-hari. Jika sudah begitu, dia dan adiknya, Zain, akan melilitkan sarung di perut agar rasa sakit karena lapar itu bisa hilang. Bahkan dia pernah terpaksa mencuri tebu karena tak tega melihat adiknya yang menangis dan terus mengerang karena rasa lapar yang mendera.
Suatu ketika tim bola voli sekolahnya memenangkan kejuaraan. Dan dia direkomendasikan sebagai pelatih anak-anak pegawai pabrik gula dengan upah 10.000 rupiah per bulan. Tak pernah terbayangkan olehnya bisa mendapatkan upah sebesar itu. Dengan upah sebesar itu, maka mimpinya untuk mendapatkan sepeda dan sepatu akan bisa terwujud. Dan ya, dia menyicil membeli sepeda temannya, Arif, sebesar 12.000 rupiah yang dicicilnya selama 3 bulan.
Dan selain itu, akhirnya dia juga bisa membeli sepatu untuknya dan untuk adiknya, Zain. Akhirnya dua mimpinya, sepeda dan sepatu, bisa diwujudkannya.
Buku ini sangat menginspirasi dan memberi motivasi. Mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dengan apa yang kita peroleh sekarang. Bahwa masih banyak orang yang hidup serba kekurangan dan tak lantas menyerah. Kemiskinan bukan untuk diratapi dan disesali. Tapi kemiskinan mengajarkan kita untuk menjadi orang-orang yang selalu melihat ke bawah. Kemiskinan mengajarkan kita tentang arti berbagi dengan sesama. Bahwa apa yang kita miliki hanya titipan dan bukan milik kita. Bahwa sebagian dari harta kita adalah milik mereka yang membutuhkan. Jadilah orang yang selalu bersyukur dan terus berjuang meski dalam keterbatasan.
Kemiskinan bukanlah penghalang untuk maju. Terus berjuang dan berusaha. Karena setiap orang punya kesempatan untuk sukses. Semua tergantung pada kita, MAU ATAU TIDAK?
Dahlan Iskan telah membuktikan kepada kita bahwa kemiskinan tak membuatnya menyerah pada hidup. Dia mampu menjadi seorang menteri berkat kerja keras dan usahanya. Di samping itu, Dahlan Iskan dikenal sebagai sosok yang bersahaja, dia rela berkeringat ikut naik KRL dalam menjalankan tugasnya, menginap di rumah petani miskin, tak sungkan menyantap soto di pinggir jalan, tidak canggung bergaul dengan rakyat dan selalu menggunakan sepatu kets kemanapun pergi.
Kalian harus baca buku “sepatu Dahlan” ini, sangat memotivasi. Semoga kita bisa mengikuti jejak beliau J

Hidup, bagi orang miskin, harus dijalani apa adanya”
                                 Dahlan Iskan

Sabtu, 11 Agustus 2012

Lebaran ^_^


Tak terasa lebaran sebentar lagi akan tiba. Kue-kue lebaran pun sudah ramai dijual di toko-toko. Ibu-ibu juga sibuk mempersiapkan kue dan penganan untuk lebaran nanti. Aku jadi teringat waktu masih kecil dulu, jika lebaran sudah mau dekat pasti orangtuaku akan mengajakku untuk membeli pakaian baru. Wah itu senangnya nggak tahu bilang. Biasanya kalau lebaran idul fitri beli bajunya lebih banyak dari pada lebaran idul adha. Beli bajunya sampai 5 pasang lebih, saing-saingan sama temen, mana yang lebih banyak. Trus yang paling seru itu pas malam takbiran. Masing-masing dari kita buat lampu sendiri dari kaleng bekas, didalam nya kita taruh lilin, dan kita ambil kawat sebagai pegangannya. Nah, lampu dari kaleng bekas itu nantinya kita pakai pas malam lebaran buat takbiran keliling kompleks sama teman-teman sambil mengumandangkan takbir. Saat-saat seperti itu indah banget. Nggak lupa, kita juga bakar kembang api. Kalau mercon biasanya cowok-cowoknya yang bakar, kita ngeliatin aja J
Tapi karena sekarang udah gede, tradisi kayak gitu udah nggak ada lagi. Bahkan baju baru bukan prioritas lagi. Karena yang terpenting dari menyambut hari raya itu bukan dengan semua yang serba baru, tapi bagaimana kita bisa memaknai hari lebaran dengan saling memaafkan. Lupakan semua yang telah lalu, dan buka pintu maaf selebar-lebarnya J
Di rumahku, makanan yang wajib ada setiap lebaran tiba adalah lontong. Ya, karena memang aku dan kakak suka banget sama makanan yang satu itu. tapi, kuahnya itu bukan kuah lontong yang banyak sayurnya itu, tapi kita pakai kuah soto. Yup, jadinya lontong soto. Rasanya enak banget. Selain lontong juga ada blackforest, nah ini juga menu wajib kedua. Karena kak Mena jago banget buat kue. Terutama blackforest dan bolu. Rasanya yummy loh. Yang paling aku suka itu blackforest isi selai blueberry. jadi ada dua lapisan yang dipisah dengan blueberry. di atasnya dihias dengan coklat batang dan cream.
Nah, yang ketiga ada eskrem. Eskrem ini aku beli yang pondan. Cara pembuatannya juga gampang, palingan masukin adonan lalu di mixer sekitar 20 menit, lalu dibekuin di kulkas. Kalau bingung, di situ ada petunjuk penggunaannya juga kok.
Eskrem nya ada 3 lapisan, coklat, vanilla, dan stroberi. Ini favorit aku juga. Biasanya ini yang paling diminati sama anak-anak yang datang lebaran ke rumah. Bahkan ada yang minta nambah, haha J
Kali ini pun sepertinya sama. Juga ada rujak dan es buah, ini andalan mamak. Yang pasti lebaran saatnya penggemukan J
Seperti kebiasaan, lebaran pertama selalu kita habiskan di rumah nenek. Baru hari-hari selanjutnya di rumah J
Begitulah ceritaku, bagaimana denganmu?? J

Jumat, 20 Juli 2012

Memasuki Bulan Suci Ramadhan


Tak terasa sudah memasuki bulan ramadhan. Rasanya baru kemarin kita merayakan hari raya. Bulan ramadhan adalah bulan yang suci. Dimana seluruh umat muslim di seluruh dunia melaksanakan puasa selama sebulan penuh. Berpuasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari hawa nafsu yang lain. Mulai dari menahan marah, emosi, menahan mata, telinga, mulut, dan lainnya. Jika kita bisa melalui itu semuanya, maka kita berhasil melewati tantangan selama sebulan ke depan. Tapi jika tidak, ya berarti kita gagal menjalani tantangan di bulan ini.
Sebelum mulai menjalankan ibadah puasa, ada baiknya kita membersihkan hati dari segala amarah, buruk sangka, dan pikiran-pikiran negatif lainnya, agar puasa kita bisa lebih baik.
Yang paling aku rindukan dari bulan ramadhan adalah suasana sahur dan berbuka bersama keluarga. Karena hanya di bulan puasa lah kita bisa makan bersama-sama. Kalau hari biasa kan kita bisa makan kapan saja, sehingga jadwal makan setiap anggota keluarga di rumah bisa berbeda. Tapi kalau di bulan puasa ini, tentu semuanya makan serentak, terkecuali jika harus berbuka di luar J
Karena itulah aku sangat merindukan momen-momen kebersamaan di bulan puasa ini. Selain itu, di bulan puasa ini juga kita bisa merasakan perasaan orang-orang yang kelaparan. Kita bisa lebih berempati pada mereka. Lakukanlah hal-hal positif di bulan ramadhan ini. Semoga bulan ramadhan kali ini bisa lebih baik dari ramadhan-ramadhan yang kita lalui sebelumnya. Karena tidak ada yang tahu apakah tahun depan kita masih bisa berjumpa dengan bulan ini lagi atau tidak. So, manfaatkan setiap kesempatan yang diberikan Tuhan pada kita J
For the last, saya ingin mengucapkan, selamat menjalankan ibadah puasa 1433 H. Mohon maaf atas segala dosa dan khilaf  J

Kamis, 12 Juli 2012

Bisa Melihat dengan Normal


Mata adalah salah satu dari sekian banyak anugerah yang diberikan Tuhan untuk kita. Mata membantu kita untuk melihat apapun. Sebagai manusia, kita harus bersyukur diberikan kesempatan masih bisa melihat. Karena masih banyak saudara-saudara kita yang tidak bisa melihat. Bahkan, ada yang sejak bayi sudah buta. Kita yang diberi kesehatan mata, haruslah bersyukur atas nikmat-Nya.
Ya, saya bersyukur, walaupun sekarang mata saya sudah minus, tapi saya masih bisa melihat dengan bantuan kacamata atau soflens. Walaupun terkadang saya ingin memiliki mata normal seperti yang lain.
Malam ini, mamak bercerita tentang anak temannya yang matanya bernanah karena memakai soflens terlalu sering. Selaput matanya sudah rusak, dan harus dibawa ke Penang, Malaysia.
Mamak menasehati kami untuk tidak memakai soflens. Aku merasa berdosa sekali, karena selama ini mamak tidak pernah tahu kalau anaknya ini juga memakai soflens. Aku begitu ketakutan, kalau kalau kak Mena bocor dan mengatakan semuanya. Untungnya, dia tidak mengatakan apapun pada mamak, dan aku buru-buru mengalihkan pembicaraan.
Maafkan aku jika berbohong selama ini. Aku hanya ingin melihat dengan mataku sendiri. Kalau aku memakai kacamata, ruang penglihatanku terbatas. Tapi, jika memakai soflens, aku merasa seperti memiliki mata normal. Ingin sekali rasanya aku punya mata normal, dan tidak minus lagi. Ingin rasanya aku bisa melihat dengan mataku sendiri tanpa bantuan kacamata atau soflens. Dalam kesendirian, aku hanya bisa menangis, hanyut dalam kesedihan.Aku coba buka kacamata perlahan, dan semua yang ku lihat jadi samar-samar. Ya, aku tak bisa melihat dengan jelas tanpa bantuan kedua benda itu. Entah kapan aku bisa melihat dengan jelas lagi.
Aku berharap dan berdoa, suatu hari nanti aku bisa melihat dengan jelas, seperti teman-temanku yang lain, tanpa menggunakan kacamata atau soflens. Doakan aku teman-teman, agar aku selalu bersyukur atas nikmat yang Dia berikan. Walaupun mataku minus, tetapi aku masih bisa melihat. Dibandingkan saudara-saudara kita yang lain, yang tidak pernah punya kesempatan untuk bisa melihat. Ya, aku harus selalu bersyukur J

Senin, 02 Juli 2012

About My Dream ^_^


Berbicara soal mimpi, tentu setiap orang mempunyai mimpinya masing-masing. Mulai dari mimpi yang paling sederhana sampai yang paling tinggi sekali pun.
Waktu kecil, saya bermimpi menjadi dokter. Dan saya rasa, itu mimpi setiap anak kecil. Karena setiap ditanya guru tentang apa mimpi kami, rata-rata murid menjawab ingin menjadi dokter.
Di mata kecil saya dulu, menjadi dokter itu keren, karena bisa membantu banyak orang. Sungguh pekerjaan yang sangat mulia. Tapi setelah mulai beranjak dewasa, mimpi itu perlahan memudar. Tak ada lagi keinginan untuk menjadi dokter seperti mimpi waktu kecil dulu. Tahu kenapa? Karena sampai saya besar pun, masih banyak orang yang bermimpi menjadi dokter. Dan saya rasa saya harus mengalah dan memilih mimpi yang lain. Apa jadinya kalau semua orang bermimpi menjadi dokter? Kasian pasiennya bingung mau berobat kemana..hahahaa J
Semakin bertambah umur, saya mempunyai satu mimpi lagi. Dan kali ini rasanya saya sudah yakin dengan mimpi itu. Kalian tahu apa mimpi saya itu?
Setelah wisuda, saya ingin bekerja di perusahaan ataupun instansi pemerintah, memperoleh gaji sendiri, tinggal di apartemen/rumah, punya mobil sendiri, liburan dengan uang hasil jerih payah sendiri. Ya, itulah mimpi saya. Baru setelah semua mimpi itu terwujud, saya akan memikirkan untuk menikah. Mungkin saya baru akan menikah di usia 25 tahun, maksimal 30 tahun. Tapi itu masih prediksi. Kan masalah rezeki, jodoh, maut, itu semua sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Kita sebagai manusia hanya bisa berencana.
Yang jelas, menikah bukan urutan pertama dalam hidup saya sekarang. Karena menikah bukan keputusan yang mudah untuk dibuat. Belajar dari pernikahan banyak orang, saya akan lebih hati-hati memilih, agar bisa langgeng sampai tua.
Bagi saya, saya akan menikah ketika saya sudah mengenal seseorang itu dengan sangat baik. Tidak hanya kelebihannya, tetapi yang terpenting adalah kekurangannya. Ya, yang terpenting saya mengetahui semua kekurangan pasangan dan bisa menerimanya.
Doakan saya bisa mewujudkan mimpi itu dan bisa bertemu dengan “The One” saya suatu hari nanti dan bisa bahagia selamanya J

Ini mimpi saya, apa mimpimu?

Kamis, 28 Juni 2012

Cinta Diam-Diam


Aku tak mengerti, apa yang kurasa
rindu yang tak pernah begitu hebatnya
aku mencintaimu lebih dari yang kau tau
meski kau takkan pernah tau

aku persembahkan hidupku untukmu
 
telah ku relakan, hatiku padamu
namun kau masih bisu, diam seribu bahasa
dan hati kecilku bicara
(Lirik lagu Pupus_Dewa 19)

Seperti lirik lagu di atas, banyak orang yang pernah mengalami hal serupa. Menyukai seseorang tanpa bisa berbuat apapun. Alasannya, karena tak mempunyai keberanian. Memutuskan untuk mencintai secara diam-diam.
Menyukai seseorang adalah hal yang sangat wajar. Tapi, tidak semua orang mempunyai keberanian untuk mengutarakannya, terlebih para wanita. Di tempat kita, wanita yang mengutarakan perasaannya kepada pria yang disukai, dianggap terlalu agresif dan dipandang negatif. Hal ini lah yang membuat para wanita tak berani mengungkapkan perasaanya pada pria yang disukai. Yang bisa dilakukan para wanita hanyalah mengirimkan sinyal-sinyal berupa gerak dan bahasa tubuh kepada pria yang disukai. Beruntung jika pria yang disukai juga menyukainya, tapi bagaimana jika yang terjadi justru sebaliknya? Si pria tak merespon dikarenakan dia tidak mempunyai perasaan apapun terhadap si wanita. Sungguh sayang posisi wanita ya. Hanya bisa menunggu dan menunggu. Kalau penantiannya terlampau lama dan sudah tak sanggup lagi menunggu, banyak dari para wanita memilih untuk menerima cinta yang datang kepadanya. Daripada menunggu sesuatu yang tak pasti, kan lebih baik menerima yang sudah ada di depan mata. Itu pendapat sebagian wanita. Walaupun, ada juga yang berpendapat sebaliknya. Ada yang rela menunggu dan berusaha dengan gigih memperjuangkan cintanya. Setahun, dua tahun, bahkan hingga bertahun-tahun, rela dia menunggu sampai sang pujaan hati menyadari kehadirannya dan mau menerimanya. Wow! Jarang-jarang ada wanita yang sekuat dan setegar itu. Biasanya mah pada KO duluan.
Oya, blogger, ada juga yang bilang, kalau suka sama gebetan, maka dekati dulu sahabatnya. Ada tuh sebagian orang yang melakukannya. Tujuannya, supaya dia bisa mengorek-ngorek informasi tentang gebetannya lebih banyak. Bagus sih sebenarnya. Tapi, blogger, kamu juga harus memikirkan beberapa resiko yang mungkin terjadi dari tindakanmu ini. Kamu tau apa itu? Resikonya adalah bagaimana jika sahabat gebetanmu justru menyukaimu? Nah lho, kalau udah begini bakal repot kejadiannya. Yang ada sahabat si gebetan justru mengira kamu menyukainya, dan lebih parah lagi, kalau si sahabat cerita ke gebetanmu, kalau kamu lagi pedekate sama dia. Itu justru akan membuat gebetanmu berfikir kalau kamu menyukai sahabatnya. Dan kamu tahu apa yang selanjutnya akan terjadi?
1.      Kalau si gebetan tidak menyukaimu, maka dia akan biasa saja dan mensupport sahabatnya denganmu.
2.      Kalau si gebetan ternyata juga menyukaimu, maka dia akan mengalah dan mencoba melupakanmu demi persahabatan mereka.
Dari dua kondisi di atas, tidak ada satupun yang menguntungkanmu, teman. Kamu akan tetap kehilangan kesempatan untuk dekat dengan gebetanmu.
Jadi, kalau kamu berpikir dengan mendekati sahabat gebetanmu lantas kamu bisa mendapatkannya, itu salah. Terkecuali jika kamu langsung mengatakan pada sahabat gebetanmu bahwa kamu menyukai gebetanmu itu, bukan dia. Kalau begitu baru tidak ada salah paham dan kemungkinan akan berhasil.
Selanjutnya, blogger, cinta diam-diam itu memang kadang-kadang makan hati. Karena kamu tidak bisa menunjukkan perasaanmu yang sebenarnya pada orang yang kamu sayang.
Pengen bilang sayang, takut.
Pengen bilang cinta, nggak berani.
Pengen bilang kangen, nggak punya nyali.
Kalau udah begitu, diam adalah jawabannya.

Aku pernah membaca kata mutiara yang kira-kira bunyinya begini :
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tak pernah mencintaimu, tapi lebih menyakitkan lagi jika hingga akhir hayatmu, kamu tak pernah punya kesempatan tuk mengungkapkannya

Dari kalimat di atas, kamu tahu blogger, bahwa mencintai seseorang yang jelas-jelas tidak mencintaimu memang sangat menyakitkan. Tapi kalau kamu tidak pernah mengungkapkan perasaanmu pada orang yang kamu sukai, itu jauh lebih menyakitkan. Tau kenapa? Karena sampai kapanpun kamu tidak akan tahu jawaban yang sebenarnya. Bisa aja kan, ternyata orang yang kamu sukai juga menyukaimu. Tapi karena kamu tidak pernah mengungkapkannya, dan dia pun begitu, akhirnya kalian tidak pernah bersama. Padahal mungkin ada kesempatan buat kalian untuk bersama J
Nah, blogger, aku mau bagiin sedikit info, cara mengetahui gebetan menyukai kamu dari gerak dan bahasa tubuhnya. Lidah bisa bilang apa aja, tapi gerakan dan bahasa tubuh nggak pernah bisa bohong!
Okay, lets see J

1.      Perhatikan cara dia menatap kamu
Kamu tahu bahwa mata bisa menggambarkan isi hati seseorang. Mata tidak bisa berbohong. Jika kamu ingin tahu apakah seseorang menyukaimu atau tidak, lihatlah matanya. Jika saat kalian bertatapan, dia memalingkan wajah kemungkinan dia menyukaimu. Karena dia tidak tahan bertatapan lama denganmu. Tapi belum tentu juga sih, bisa jadi dia berpaling karena merasa risih dilihat olehmu J

2.      Perhatikan tingkah lakunya
Kamu juga bisa melihat hati seseorang melalui tingkah laku (gelagat) nya. Jika dia benar-benar menyayangimu maka dia akan dengan senang hati mendengarkan setiap curhatan, nasehat, dan saran darimu.

3.      Perhatikan apakah dia merasa nyaman jika berada di sisi kamu
Saat kalian sedang bersama, apakah itu sedang mengobrol, lihat apakah dia nyaman ataukah justru merasa bosan. Kalau dia merasa nyaman itu adalah pertanda baik. Tapi jika dia merasa bosan, kamu tentu bisa menyimpulkannya sendiri, bukan? J

4.      Selalu ada ketika kamu lagi susah
Jika seseorang benar-benar menyukaimu maka dia akan selalu ada di saat kamu membutuhkannya. Bahkan dia sampai rela berkorban untukmu J

5.      Menarik Perhatian
Seseorang yang menyukaimu akan selalu berusaha menarik perhatianmu. Beberapa berusaha menjadi super lucu atau super menyebalkan hanya untuk menarik perhatianmu padanya.

Nah, itulah beberapa tips untuk kamu mengetahui sang pujaan hati menyukaimu atau tidak. Semoga bermanfaat dan terus perjuangkan cintamu. Buat dia menyadari bahwa kamu selalu ada untuknya. Fighting! J

Selasa, 26 Juni 2012

Menulis...


Menulis bagi sebagian orang adalah hal yang membosankan dan tidak menyenangkan. Tapi bagiku, itu adalah hal yang sangat mengasyikkan. Karena melalui tulisan, aku bisa menyampaikan apa pun yang aku pikirkan dan rasakan. Dan setelah itu, plong. Ya, menulis menjadi salah satu sarana menumpahkan perasaan. Pemateri di MJC pernah berkata, bahwa kita bisa membuat perubahan dengan tulisan. Dia menceritakan salah satu pengalamannya saat sedang mengantri membuat KTP di gedung Balaikota. Saat hampir tiba gilirannya, tiba-tiba saja mati lampu. Hal tersebut membuatnya sangat kesal, karena sudah menunggu lama tapi justru tertunda karena mati lampu. Dan kalian tau apa yang dia lakukan? Di saat pengantri yang lain sibuk memprotes dan marah-marah pada petugas, dengan tenangnya dia duduk dan menulis di laptop perihal kejadian tersebut. Dan langsung dia kirim ke temannya untuk di publikasikan ke media. Karena pemberitaan tersebut, pemerintah terkait langsung mengurus masalah ini agar nama baik mereka tidak tercemar.
Nah, bisa kalian lihatkan kekuatan dari sebuah tulisan? Jika kita mau menulis, banyak hal yang bisa kita lakukan dengan itu.
Dengan menulis, kita bisa berbagi informasi kepada banyak orang, bisa mencurahkan apa yang kita pikirkan dan rasakan, bisa merekam momen-momen yang berharga dalam hidup kita.
Aku pernah membaca sepenggal kalimat dalam sebuah novel, yang kira-kira bunyinya seperti ini, “Tinta paling kabur sekalipun lebih baik dari ingatan yang paling kuat,” Artinya sekuat apapun ingatan kita, tidak mungkin otak kita mampu mengingat setiap detil momen ataupun peristiwa sejak kita kecil hingga dewasa seperti saat ini. Tapi dengan kita menulis, baik itu di blog atau pun di buku diary, maka momen-momen itu sudah terekam dalam tulisan kita. Dan kapanpun kita ingin mengenangnya, tinggal kita baca lembar demi lembar tulisan yang pernah kita goreskan itu.
Menyenangkan bukan? Bisa merekam setiap kejadian dalam hidup kita dalam sebuah buku catatan atau pun blog? Dan nanti jika kita sudah berkeluarga dan punya anak, bisa kita tunjukkan pada mereka tulisan-tulisan itu. Tentu itu akan menjadi hal baru bagi mereka, dan sekaligus menjadi bahan komparasi bagi mereka untuk melihat perbedaan antara zaman kita dengan zaman mereka kelak J
Namun, yang menjadi kendala sekarang adalah tidak semua orang menyenangi dunia tulis menulis. Alasannya bisa bermacam-macam. Mulai dari malas, tidak tahu mau menulis apa, tidak suka, dan beragam alasan lainnya.
Untukku sendiri, tantangan terbesar dalam menulis adalah membuka dan menutup. Ya, aku selalu kesulitan menemukan kata atau kalimat yang tepat untuk membuka dan mengakhiri tulisan. Belum lagi, kalau sedang tak punya ide. Itu yang paling sering. Misalnya, ada tugas dari dosen untuk membuat makalah. Yang paling bingung saat menulis pendahuluan dan menjawab rumusan masalah. Kadang, rumusan masalah sudah ada, tapi pembahasannya nggak ada. Lagi enak-enaknya menulis pembahasan, tiba-tiba blank dan tak tahu harus menulis apalagi. Makanya aku sangat kagum dengan para novelis. Mereka mampu menciptakan buku yang tebalnya hampir menyaingi kitab suci. Apa yang akan mereka lakukan jika di tengah-tengah kehabisan ide? Maka itu, kita harus mengangkat jempol untuk para novelis. Karena mampu menghasilkan karya yang luar biasa demi memuaskan dahaga para pembaca.
Nah, blogger, aku ingin membagi sedikit tips. Menulis itu bisa di mulai sejak dini. Atau kalau sudah besar, maka di mulai sejak sekarang. Mulailah dulu dengan menulis di buku diary atau buku catatan. Mencatat kejadian-kejadian yang kita alami sehari-hari. Nggak harus dengan menggunakan bahasa yang terlalu formal. Yang jelas, ketika kamu menulis, keluarkan apapun yang kamu pikirkan. Bisa juga kamu mulai menulis di mikroblogging seperti facebook atau twitter yang dibatasi karakter. Jadi nggak perlu bingung harus mikir dan nulis yang panjang-panjang. Nanti kalau sudah merasa tak cukup dengan karakter yang disediakan, mulailah menulis di tempat yang space nya jauh lebih besar, seperti blog atau wordpress.
Lama-lama kamu juga akan terbiasa dengan menulis. Selain itu, kamu juga harus banyak membaca. Itu yang paling penting. Karena dengan banyak membaca maka kamu akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru yang akan memudahkanmu untuk menulis. Itu akan memudahkanmu menemukan topik yang menarik untuk ditulis. Dengan membaca buku, kamu juga bisa mempelajari bahasa yang sering digunakan penulis dan bagaimana penulis merangkai setiap kata-kata dalam tulisannya. Itu bisa kamu jadikan sebagai referensi untuk belajar menulis.
Saat kamu menulis, kamu tak usah berpikir apakah orang akan menyukai tulisanmu. Tapi yang harus kamu ingat adalah dengan menulis kamu bisa menyampaikan apapun yang kamu pikirkan dan rasakan, yang tak bisa kamu sampaikan lewat kata-kata lisan.
So, tunggu apalagi? Mulai menulis dari sekarang dan kamu akan merasakan banyak manfaatnya J

Senin, 25 Juni 2012

Permusuhan Tak Kunjung Reda


Tadi, saya membaca berita pemukulan mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, oleh gerombolan massa di depan pintu gerbang DPR Aceh usai menghadiri acara pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih. Dia sempat diteriaki pengkhianat oleh beberapa orang. Pengeroyokan itu menyebabkan lebam di pipi kanannya dan luka di kepala kiri.
Kejadian ini membuat saya merasa malu. Ya, saya malu terhadap perbuatan-perbuatan segelintir orang yang kerap memperburuk citra Aceh di mata luar.
Banyak orang menganggap Aceh itu kasar. Dan kali ini, apalagi yang akan disematkan pada Aceh kita tercinta? Apa mungkin mereka akan mengecap Aceh tak bermoral? Hmmm..
Saya merasa, pemukulan itu tak sepantasnya mereka lakukan. Karena walau bagaimanapun, Irwandi adalah mantan pemimpin Aceh. Selama kurun waktu 5 tahun, dia sudah memimpin Aceh. Apakah ini balasan untuk seorang pemimpin? Aceh yang mayoritas penduduknya Islam, justru menampilkan moral-moral yang terkikis zaman.
Kejadian ini benar-benar membuat saya dongkol. Bukan karena saya pendukung Irwandi. Tapi karena saya tidak suka dengan cara-cara kasar dan tidak manusiawi seperti itu. Kalau mau berkelahi yang adil dong. Satu lawan satu. Masa satu lawan banyak. Mereka semua toh sudah pada dewasa. Harusnya cara berpikir dan bertingkah laku juga sesuai dengan umurnya. Jangan bertolak belakang seperti itu.
Apa jadinya jika berita ini sampai ke telinga orang-orang di luar sana. Apa yang akan mereka pikirkan tentang kota ini. Kota yang sejak dulu tak habis-habisnya konflik dan perang. Seperti tak pernah bosan-bosan. Jujur, saya sudah muak dengan konflik, kekerasan, pembunuhan, pelanggaran HAM. Saya MUAK. Saya BENCI. Saya hanya ingin damai. Kita semua bersaudara. Tapi kenapa sangat suka melampiaskan kebencian dan dendam dengan kekerasan. Apa setelah memukul orang yang kita benci, lantas kita akan bahagia? Lantas hati kita akan tenang? Apa tidak ada rasa iba saat mereka melakukan hal itu L
Saya sedih. Saya sangat sedih melihat kebencian di mata orang-orang itu. Rasa permusuhan terus dikobarkan. Entah kapan nyala itu akan padam. Saya berharap dan terus berdoa demi kedamaian Aceh. Hilangkan dendam dan kebencian di hati seluruh masyarakat Aceh. Semoga kejadian ini bukan awal dari berkibarnya bendera perang. Saya lelah. Ya, saya butuh ketenangan. 

Sabtu, 23 Juni 2012

Cinta Mati

Tadi gara-gara dengar Agnes Monica nyanyi lagu ciptaan Ahmad Dhani yang judulnya "cinta mati", aku jadi suka lagi dengan lagu itu.
Liriknya aku suka dan menyentuh sekali. apalagi Agnes nyanyinya menghayati banget. Bisa mendelivered pesan dari lagu itu ke audience :)
Dan lagu itu juga mewakili perasaanku saat ini.hahhahaaa :)
Tapi kalau dipikir-pikir, ngeri juga ya sama judulnya, Cinta Mati..hhmmmm
Mencintai seseorang sampai mati. Oke kalau yang kita cintai itu emang layak buat dicintai, tapi gimana kalau nggak? kasian banget ya..
Cinta itu masalah hati, nggak pake logika (katanya). Buat aku, cinta memang masalah perasaan, nggak bisa dipaksa, tapi muncul tanpa bisa dicegah. tapi aku nggak mau kalau cinta nggak pake logika. karena kalau cinta nggak pake logika, ntar mau di apain aja sama pasangan pasrah aja gitu. mau dipukul pasrah, mau ditampar pasrah. apa aja pasrah, yang penting tetap bersama. It's big lie.It's BULSHIT!!
Cinta pake logika. bisa bedain mana yang benar dan salah. bisa nentuin orang yang tepat dan enggak. Yang terpenting, cinta nggak hanya bisa menerima kelebihan seseorang, tapi juga bisa menerima kekurangannya. karena kita tahu manusia nggak ada yang sempurna. Setiap pasangan diciptakan berbeda satu sama lain agar bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing :)
Dan jika orang itu memang layak buat aku cintai, maka aku bersedia mencintainya sampai mati. TAPI, itupun kalau berjodoh. kalau enggak, yaaa, cintai suami aku aja nanti sampai mati..hahahaaaa :)

And now, I want to share lyrics of the song, Cinta Mati..


Bagaimana caranya untuk
Agar kau mengerti bahwa
Aku rindu
Bagaimana caranya untuk
Agar kau mengerti bahwa
Aku cinta
masihkah mungkin hatimu berkenan
menerima hatiku untukmu

Reff: cintaku sedalam samudera
setinggi langit di angkasa kepadamu
cintaku sebesar dunia
seluas jagad raya ini kepadamu
kepadamu
Bagaimana caranya untuk
Agar kau mengerti bahwa
Aku rindu
Bagaimana caranya untuk
Agar kau mengerti bahwa
Aku cinta

Repeat *
Repeat reff

Bagaimana caranya
Agar kau mengerti
Bahwa aku mencintaimu selamanya
Bagaimana caranya
Agar kau mengerti
Bahwa aku merindukanmu selamanya
Repeat reff

Gimana? enak kan liriknya? selamat menikmati teman-teman :)

Jumat, 22 Juni 2012

WH VS Anak Punk


Malam semua, tadi sore ada kejadian lucu sepulang aku kuliah MJC. Jadi, sepulang kuliah tadi teman aku ngajakin duduk di taman kota yang dekat pinggir kali. Karena males juga pulang ke rumah cepat-cepat, aku memilih ikut ke situ. Lagi asik-asik nya ngobrol, tiba-tiba lewat mobil patroli WH dan berhenti di situ. Kita pada takut dan bingung mau ngapain. Dalam pikiran aku, mereka pasti mau nangkap kita. Karna takut ditangkap, aku dan Sari pun buru-buru pergi dari situ dengan sikap pura-pura tenang. Padahal hati aku dag dig dug karena cemas. Tapi rupanya, yang jadi target mereka bukan kami, melainkan anak-anak punk yang duduk didekat kami tadi. Karena ada beberapa dari mereka (para ladies) yang nggak pake jilbab dan berpakaian ketat. Aku ketawa sendiri melihat hal itu. Karena baru tadi aku dan teman-teman ngomongin soal WH yang kurang tegas dalam melaksanakan peraturan. Mungkin Tuhan mau ngasih jawaban kali ya dari perkataan kami tadi. Nggak kebayang deh kalau tadi kami ditangkap WH, pasti bakal diketawain banyak orang L
Tapi aku bingung, kenapa yang jadi target petugas itu harus anak-anak punk? Padahal di tempat itu juga ada pasangan-pasangan yang duduk berduaan. Kenapa yang kayak gitu nggak ditangkap? Dunia emang kadang nggak adil ya. Harus nya peraturan itu ditegakkan bagi semua orang kan, nggak milih-milih. Tapi mungkin itu cuma pikiran aku aja kali ya. Mungkin para petugas itu punya alasan sendiri kenapa lebih memfokuskan pada anak-anak tersebut.
Yang jelas, cuma ngeliat mobil patroli mereka aja bikin aku paranoid sendiri :’(