Saat kau terpuruk dan tersudut
Kuraih tanganmu untuk bangkit
Saat kau tegak berdiri
Kau palingkan diri dan bergerak menjauh
Saat kau menangis
Kuusap matamu dengan sabarku
Saat aku menangis
Kau usap matanya dengan cintamu
Memberi tak berarti diberi
Tak ada balasan atas ketulusan
Tak ada pamrih atas kebaikan
Hanya doa yang kukirim di malam-malam sepi
Doa tulus tak berharap balas
_Liza_
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 06 Desember 2012
Jumat, 06 Mei 2011
Bunda
Bunda..
Tawamu memberi warna dalam setiap langkahku
Tangismu melukis luka dihatiku
Bunda..
Setiap waktu kau curahkan utk menjagaku
Tanpa kenal lelah dan letih
Apapun rela kau lakukan demi mengukir senyum diwajahku
Saatku menangis kau membuai dan menghiburku
Setiap tetes airmata ku menjadi seribu tetes airmata mu
Bunda..
Kau adalah obat terhebat bagiku
Hanya dg memandangmu hidup terasa lebih mudah
hidup terasa jauh lebih indah
Kau slalu mengajariku
Kau menjadi pelipur lara disaat ku kalut
Disaat ku merasa sendiri dan terpuruk
Kau datang dg cahayamu
Bunda..
Cinta dan sayangku begitu besar untukmu
Apapun kan kulakukan tuk membuatmu tersenyum
Meski harus mengorbankan diri ku sendiri
Bunda..
Jangan pernah pergi dan tinggalkanku
Karna hidupku hanya akan berwarna jika kau ada disini
menjadi pelindungku
menjadi matahari bagiku
Tanpamu hidupku akan gelap dan tak terkendali
karna matahariku tlah pergi..
Puisi ini aku persembahkan khusus untuk mamaku tercinta yang sudah melahirkan aku ke dunia ini, yang sudah menjadi pelita bagi hidupku, yang selalu mendengar cerita-ceritaku, yang selalu tau kapan aku bersedih.Aku nggak tau apa jadinya diriku jika beliau nggak ada disini lagi bersamaku.Beliau adalah obat yang paling mujarab bagiku, lebih hebat dari obat apapun juga didunia ini.Aku ingat betul kapan tepatnya aku menulis puisi ini dan apa sebabnya.Puisi ini aku tulis kurang lebih 6 bulan yang lalu.Saat itu aku benar-benar sedih dan kalut.Saat itu mamaku sedang di Mekkah menunaikan ibadah haji dan sewaktu beliau menelepon kemari, ternyata beliau sedang sakit, suaranya serak.Saat itu, ditelepon, mama cuma bilang, "Adek sama kakak doain mama terus ya, doain mama kuat disini, terus berdoa buat mama."
Saat itu rasanya dunia aku jungkir balik, mama yang jauh dari aku, aku nggak bisa ngeliat beliau, hati aku benar-benar sedih dan nggak karuan.Tapi Alhamdulillah, Allah maha besar, akhirnya mama bisa pulang dengan selamat dan itu merupakan kado terindah buat aku.
I love my mom, melebihi apapun didunia ini, mama adalah hidup aku, nafas aku.Buat aku mama bukan hanya seorang ibu, tetapi juga sahabat.Selalu ngedengerin cerita-cerita aku, selalu mengerti apa yang aku rasain, dan selalu ngasih saran dan motivasi buat aku.I love you Mom :)
Tawamu memberi warna dalam setiap langkahku
Tangismu melukis luka dihatiku
Bunda..
Setiap waktu kau curahkan utk menjagaku
Tanpa kenal lelah dan letih
Apapun rela kau lakukan demi mengukir senyum diwajahku
Saatku menangis kau membuai dan menghiburku
Setiap tetes airmata ku menjadi seribu tetes airmata mu
Bunda..
Kau adalah obat terhebat bagiku
Hanya dg memandangmu hidup terasa lebih mudah
hidup terasa jauh lebih indah
Kau slalu mengajariku
Kau menjadi pelipur lara disaat ku kalut
Disaat ku merasa sendiri dan terpuruk
Kau datang dg cahayamu
Bunda..
Cinta dan sayangku begitu besar untukmu
Apapun kan kulakukan tuk membuatmu tersenyum
Meski harus mengorbankan diri ku sendiri
Bunda..
Jangan pernah pergi dan tinggalkanku
Karna hidupku hanya akan berwarna jika kau ada disini
menjadi pelindungku
menjadi matahari bagiku
Tanpamu hidupku akan gelap dan tak terkendali
karna matahariku tlah pergi..
Puisi ini aku persembahkan khusus untuk mamaku tercinta yang sudah melahirkan aku ke dunia ini, yang sudah menjadi pelita bagi hidupku, yang selalu mendengar cerita-ceritaku, yang selalu tau kapan aku bersedih.Aku nggak tau apa jadinya diriku jika beliau nggak ada disini lagi bersamaku.Beliau adalah obat yang paling mujarab bagiku, lebih hebat dari obat apapun juga didunia ini.Aku ingat betul kapan tepatnya aku menulis puisi ini dan apa sebabnya.Puisi ini aku tulis kurang lebih 6 bulan yang lalu.Saat itu aku benar-benar sedih dan kalut.Saat itu mamaku sedang di Mekkah menunaikan ibadah haji dan sewaktu beliau menelepon kemari, ternyata beliau sedang sakit, suaranya serak.Saat itu, ditelepon, mama cuma bilang, "Adek sama kakak doain mama terus ya, doain mama kuat disini, terus berdoa buat mama."
Saat itu rasanya dunia aku jungkir balik, mama yang jauh dari aku, aku nggak bisa ngeliat beliau, hati aku benar-benar sedih dan nggak karuan.Tapi Alhamdulillah, Allah maha besar, akhirnya mama bisa pulang dengan selamat dan itu merupakan kado terindah buat aku.
I love my mom, melebihi apapun didunia ini, mama adalah hidup aku, nafas aku.Buat aku mama bukan hanya seorang ibu, tetapi juga sahabat.Selalu ngedengerin cerita-cerita aku, selalu mengerti apa yang aku rasain, dan selalu ngasih saran dan motivasi buat aku.I love you Mom :)
Selasa, 03 Mei 2011
Sahabat
Sahabat adalah lenteraMenerangi di kala gelap
Menjadi penopang disaat rapuh
Menemani disaat suka dan duka
Menjadi sandaran disaat goyah
Menjadi pelipur disaat gundah
Menjadi mata ketika kita tak mampu melihat
Menjadi telinga ketika kita tak mampu mendengar
Menjadi tangan disaat kita menangis
Sahabat bukan hiasan atau pajangan
yang hanya diam layaknya bayangan
Sahabat bukanlah orang yang hanya ada disaat kita mampu berdiriTetapi juga menjadi penuntun disaat kita terjatuh dan menemani disaat kita berduka
Sahabat adalah pelita
yang kan slalu menuntun kita
Bagaikan matahari yang slalu setia memberikan cahayanya setiap pagi
Bagaikan air untuk pelepas dahaga
Bagaikan bintang yang slalu menyinari sekitarnya
Bestfriend is always together
One for aLL and aLL in One
note : Buat semua sahabat-sahabatku, I love you aLL.Semoga kita bisa terus bersahabat hingga kita tua nanti.Jangan ada dusta diantara kita.If you have any problems, please share with me.Don't hide your problems alone :)
Langganan:
Postingan (Atom)