Minggu, 25 Desember 2011

Peringatan tsunami

Besok tanggal 26 desember, warga aceh akan memperingati tsunami yang melanda Aceh 7 tahun silam. Sejak hari ini pun banyak warga yang sudah melakukan doa bersama di mesjid. Bencana tsunami tujuh tahun lalu merupakan peristiwa kelam yang menyisakan tangis dan luka. Banyak saudara-saudara kita yang pergi dan tak pernah kembali. Kampung halaman yang kucintai pun ikut hilang bersama dengan sapuan air laut tersebut. Padahal dahulu, kampungku yang terletak di daerah Aceh barat sana memiliki pantai yang sangat indah, yang belum terjamah oleh tangan-tangan manusia, air nya yang biru, ombaknya yang riuh, menambah keelokan pantai itu. Terakhir kali aku melihat pemandangan tersebut ketika aku kelas 5 SD. Masih tergambar jelas diingatanku, bagaimana indahnya pesona laut disana, setiap hari selama disana, aku selalu bermain dipantai, karena jarak rumah nenek dengan pantainya sangat dekat. Selain itu, dihalaman rumah nenekpun ditanam berbagai jenis pohon, mulai dari durian, kedongdong, kuini, nangka, dan lain sebagainya. Namun itu hanya masa lalu. Kini rumah itu telah terbawa tsunami, dan sekarang hanya tinggal bekasnya saja. Ketika aku pulang kesana 2 tahun yang lalu, suasananya sudah gersang, panas, seperti tidak ada kehidupan, sungguh menyedihkan. Pantainya pun tidak terawat dan kotor. Melihatnya aku merasa sedih. Laut yang sedari dulu aku kagumi sudah berubah, rasanya aku ingin menangis melihat keadaan pantai yang seperti itu. Tsunami telah mengambil saudara-saudaraku, nenek, oom, teman, dan sahabat. Namun aku sadar bahwa ini semua merupakan ujian dari Tuhan. Tuhan tahu bahwa kami sanggup dan kuat menghadapinya. Dan sekarang lihatlah kota kami Aceh. Dia telah berubah menjadi kota yang cantik, dan berkat tsunami jugalah adanya MoU di Aceh. Tidak ada lagi kontak senjata dan konflik. Ya, dibalik setiap kejadian selalu ada hikmah. Tsunami membawa bencana sekaligus berkah. Dan tentu ada hikmah dari itu semua. Ada pembelajaran yang bisa kita ambil. Aku berharap, saudara-saudaraku yang tlah pergi menjadi orang-orang terbaik,  diterima disisi-Nya, dan menjadi penghuni surga-Nya. Bagi saudara-saudaraku yang ditinggalkan tetaplah tegar, bencana ataupun masalah bukanlah akhir dari segalanya. Karna masalah lah yang mewarnai kehidupan kita. Masalah yang membuat kita belajar, belajar dari kegagalan, belajar dari kesalahan, belajar dari kekecewaan, belajar dari sakit hati, dan belajar dari segalanya. Tanpa masalah kita tidak akan pernah belajar dan menghasilkan yang terbaik. Masalah adalah ujian bagi kita untuk menentukan seberapa kuat dan tegarnya kita dalam mengarungi hidup ini. Masalah pulalah yang mengajarkan kita kedewasaan dan kebersamaan.

Semoga peringatan tsunami besok bukan mengingatkan kita akan sejarah yang kelam namun justru mengingatkan kita bahwa tanpa bencana itu maka hari ini kita bukanlah apa-apa. Karna bencana itulah yang membuat kita menjadi manusia yang kuat. Jika bencana sebesar itu mampu kita lewati maka yakinlah bahwa kita bisa dan mampu melewati cobaan seberat apapun juga. J

Sabtu, 17 Desember 2011

Apakah kita "Baik"? Who knows..

Baik adalah satu kata yang memiliki makna yang berbeda bagi setiap orang. Meskipun standar dari “baik” itu sendiri tentu ada. Namun banyak orang yang mempersepsikan kata “baik” berdasarkan pengamatan ataupun penilaian yang dia tentukan sendiri. Artinya apa yang saya anggap baik, belum tentu orang lain juga menganggapnya baik. Dan apa yang saya anggap buruk, belum tentu orang lain juga berpendapat sama. Terkadang kita menilai seseorang baik, tergantung bagaimana perilaku seseorang tersebut terhadap kita. Misalkan si A berlaku sopan dan ramah pada saya maka saya akan menganggapnya baik. Namun bisa saja orang lain menganggap si A sebaliknya.
Dalam hidup ini, selalu saja ada orang yang membenci dan menyayangi kita, begitupun sebaliknya, selalu saja ada orang yang tidak kita sukai dan yang kita sukai. Dan terkadang perasaan tidak suka itu sangat sulit dikendalikan. Mau marah, nggak enak. Diam saja juga makan hati.
Namun, saya mengingat kata-kata dosen saya bahwa seburuk apapun seseorang itu yang penting think positif. Yah, berpikirlah positif. Karena dengan begitu hati menjadi tenang, damai, dan terhindar dari rasa benci (tercela). Karena manusia tiada yang sempurna. Hari ini kita tidak menyukai orang lain, mungkin di tempat lain ada orang yang juga tidak menyukai kita. Jangan menganggap diri paling baik karena tidak ada orang yang benar-benar baik.
Karena ketika saya menganggap seseorang buruk, maka mungkin dia atau orang lain pun menganggap saya demikian. Dan saya sadar bahwa saya sangat jauh dari kata baik. Banyak kesalahan yang telah saya lakukan. Dan saya sadar bahwa saya bukanlah teman yang baik. Oleh sebab itu, saya sangat senang jika ada teman-teman yang mau mengkritik dan mengingatkan saya, daripada menggunjing dibelakang, akan lebih baik jika diutarakan didepan. Pertama, berpahala karena sudah jujur, dan kedua, hati menjadi tenang. Namun satu hal yang harus di ingat bahwa jika ingin mengkritik seseorang gunakanlah kata-kata yang sopan agar tidak menyinggung dan yang paling penting adalah lihat dan identifikasikan karakter teman yang ingin dikritik. Karena tidak semua orang mau dan sanggup menerima kritikan. So, be carefull J
Saya pribadi sangat menghargai setiap kritikan yang diberikan teman-teman, karena dengan kritikan itulah saya bisa mengintrospeksi diri agar bisa menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Karena kritikan adalah suatu proses menuju kemajuan. Tanpa kritikan, seseorang tidak akan pernah maju, karena dia tidak pernah tahu dimana letak kesalahannya. Orang yang sukses adalah orang yang mau menerima kritikan dan belajar dari kesalahan. Karena kita sebagai manusia bukanlah makhluk sempurna, sering melakukan hal-hal yang tidak baik, sering mengeluarkan kata-kata yang tanpa sadar menyinggung orang lain, selalu memperhitungkan untung rugi, iri hati, dengki, sombong, dan banyak perilaku-perilaku tercela lainnya. Diharapkan dengan setiap kritikan dan nasehat yang datang, kita dapat menjadi manusia yang lebih baik dan sukses di kemudian hari. Amin J

Sabtu, 10 Desember 2011

luv my parents

            Ada satu hal yang sangat aku syukuri hingga hari ini adalah aku terlahir dari orangtua yang begitu menyayangiku. Di tengah maraknya eksploitasi anak yang dilakukan oleh orangtuanya sendiri dan banyaknya orangtua yang melucuti anaknya sendiri atau banyaknya orangtua yang acuh pada anaknya sendiri.Subhanalllah..
Terima kasih Tuhan karena telah mengirimkan aku ke dunia ini melalui orangtua yang baik hingga aku bisa menikmati dan merasakan bahwa hidup ini begitu indah.
Orangtua adalah tumpuan seorang anak, sebagai tempat berlindung, tempat mengadu, tempat belajar, tempat bercanda, dan tempat bermanja. Tak bisa dibayangkan apa jadinya seorang anak tanpa bimbingan orangtuanya. Karena orang tua ibarat penunjuk jalan dan apabila penunjuk itu salah maka kita akan tersesat atau masuk ke jurang. I love you mom n dad :*
Aku adalah seorang anak yang sedari kecil sangat bergantung pada orangtua ku. Manja tepatnya. Aku ingat dulu kalo aku masih TK, bapak selalu menungguku diluar kelas. Dan kalau sampai tiba-tiba aku melihat bapak tidak ada, aku akan menangis. Bahkan sampai guruku berkata pada bapak, “Dia anak bapak satu-satunya ya?” Mengingat itu aku selalu terharu dan sedih. Sungguh begitu sayangnya mereka padaku. Apalagi waktu aku kecil, bapak bekerja di Takengon dan tentu menjadi jarang bertemu. Jadi jika beliau pulang kemari selalu dihabiskan waktu untuk menemaniku dan kakak. Bahkan hingga saat ini pun aku masih bergantung pada mereka. Walaupun tidak semanja dulu. Karna prinsip mamakku adalah “kecil boleh dimanja tapi ketika mulai beranjak dewasa harus dididik untuk mandiri”.
Mamak selalu mengajariku untuk menjadi anak yang rajin, belajar masak dan bersih-bersih rumah. Mamak selalu bilang, “anak yang dimanja itu nggak bagus, nggak akan bisa jadi ORANG, justru yang dididik keras itu yang berhasil. Kayak mamak dulu, dari kecil udah cari uang, sekolah jalan kaki, belum lagi harus jaga adek-adek yang masih kecil. Kalian sekarang enak mau apa aja bisa. Mamak dulu harus cari uang sendiri.”
Saat mendengar itu aku merasa tersentil. Aku yang hidup jauh lebih baik dari beliau selalu merasa kurang. Namun beliau bisa membuktikan meskipun serba kekurangan namun tidak menjadi halangan untuk bisa berhasil. Dan mamak membuktikan itu. Sekarang mamak bisa bekerja kantoran dengan perjuangannya sendiri. Tahun pertama mamak mengikuti tes IPDN, mamak gagal. Namun itu tidak membuat mamak patah semangat. Di tahun kedua barulah mamak bisa lulus. Aku selalu bangga dengan semangat beliau :’)
Mamak adalah ibu yang hebat, meskipun bekerja namun tetap melaksanakan tugasnya sebagai seorang ibu. Bagiku mamak adalah matahari. Tanpa mamak, aku tak akan bisa membayangkan hidupku akan seperti apa. Begitu juga dengan bapak. Bapak juga selalu mengajari kami anak-anaknya untuk mandiri. Bapak sering bilang, “Jadi anak harus pemberani, kalau dimarahin orang jangan nangis, jangan jadi orang yang lemah. Bapak kerasin kalian atau marahin kalian itu supaya kalian tahan banting dan kuat mental.” Makanya sejak aku lulus SMA kemarin, semua urusan kampus aku urus sendiri tanpa campur tangan orangtuaku. Waktu itu aku merasa sedih karena tidak terbiasa mengurus semuanya sendiri. Namun sekarang barulah aku sadar bahwa itu semua ada hikmahya. Aku tau bahwa apapun yang mereka lakukan demi kebaikanku.
Mereka adalah tempatku bersandar dari terpaan angin, badai dan hujan. Namun, bukan berarti aku menjadi bergantung pada mereka. Tapi justru hal itu membuatku menjadi orang yang kuat karena selalu ada orang-orang yang menyayangi dan akan selalu mendukung dan menopangku jika aku terjatuh dan gagal.
Mamak selalu tahu kapan aku bersedih. Aku ingat beberapa tahun yang lalu, aku mengalami masa-masa tersulit dalam hidupku. Aku selalu mengurung diri dikamar daan menangis. Dan disitu, mamak selalu menemaniku. Setiap malam mereka (orangtuaku) mengajakku jalan-jalan agar tak mengurung diri terus. Lalu setiap hari minggu mereka mengajakku ke pantai untuk refreshing. Hingga akhirnya aku bisa kembali ceria.
Ada saatnya aku bercanda dengan mereka layaknya teman dan ada kalanya mereka bersikap tegas dan keras. Karena pada dasarnya seorang anak tidak boleh terlalu dimanjakan karena akan membuatnya menjadi egois dan ingin mendapatkan apapun yang mereka inginkan. Cara yang paling baik adalah berikan apa yang baik buat mereka bukan apa yang mereka butuhkan. Karna terkadang apa yang dianggap baik oleh kita namun sebenarnya belum tentu baik. Disitulah peran orangtua membimbing dan mengarahkan kita. Yang terpenting adalah sayangi kedua orangtua kita baik segala kelebihannya maupun kekurangannya. Karena orangtua juga manusia, tak ada yang sempurna. Namun yang pasti setiap orangtua pasti menyayangi anak-anaknya, namun hanya cara menunjukkannya yang berbeda. Hug and kiss your parents before late J

Minggu, 04 Desember 2011

Kampanye Sosial

            Beberapa waktu yang lalu, dosen memberikan kami tugas akhir membuat proposal kampanye. Dan dari 3 judul kampanye yang kelompokku ajukan, yang disetujui yakni “Pencegahan Dini Kanker Serviks”. Selama beberapa hari kemarin terasa sangat sibuk mengerjakan semuanya. Mencari informasi dan melakukan survey kesana kemari. Meski lelah, namun terasa mengasyikkan.Yah, ini pertama kalinya aku merasa berbeda dengan mata kuliah yang diberikan. Terasa lebih menantang, dan sungguh suatu kebahagiaan mendapatkan dosen yang cerdas, tegas namun baik hati. Di mata kuliah ini pula, aku pertama kalinya benar-benar serius belajar dan bekerja sendiri saat mengerjakan soal midterm kemarin. Bukan berarti biasanya aku suka mencontek. Hanya saja biasanya dulu saat mengerjakan midterm atau final pasti ada 1 atau 2 soal yang aku tak yakin dengan jawabannya. Namun kali ini, aku mengerjakannya sendiri and yeah I do it J
Di mata kuliah ini aku belajar banyak hal. Bahwa kuliah itu bukan semata-mata untuk mendapatkan nilai A, tapi “apa yang kita dapatkan”. Bukan hanya datang, duduk, diam, pulang, and nothing!
Walaupun proposal kampanye yang kami buat dikarenakan tugas akhir dari Bu Febri (nama dosenku), tapi aku akan tetap concern untuk mengkampanyekan “Pencegahan Dini Kanker Serviks”. Meskipun aku tak mempunyai dana sedikitpun, namu aku bisa mensosialisasikannya melalui jejaring sosial yakni facebook, twitter, dan blog. Karena penyakit ini sangat berbahaya bagi wanita.

Pencegahan Dini Kanker Serviks

Berdasarkan penelitian WHO di seluruh dunia, terjadi 490.000 kasus kanker serviks yang mengakibatkan 240.000 kematian tiap tahunnya, dan 80% dari angka tersebut terjadi di Asia. Menurut Center for Disease Control (CDC) di Amerika Serikat, jumlah penderita kanker serviks di negara-negara berkembang jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan di negara maju. Di Amerika, hanya sekitar 2,5% dari penderita kanker yang meninggal karena kanker serviks. Sebaliknya di Haiti, angka kematiannya mencapai 49%.  Sumber lain menyatakan seperti yang ditulis dalam Healthnews.com, kanker serviks sangat banyak diderita kaum perempuan India dan China. Negara-negara lain dengan angka kematian tertinggi akibat kanker serviks meliputi Bolivia, Paraguay, Belize, Peru, Guyana, Nikaragua, El Salvador, Kolombia, dan Venezuela.
Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, dan sebanyak 8000 kasus diperkirakan berakhir dengan kematian. Sementara itu, data dari Sistem Informasi rumah sakit tahun 2008 menunjukkan kanker payudara (18,4%) menempati urutan pertama pada pasien rawat inap di seluruh rumah sakit di Indonesia, disusul kanker serviks (10,3%).
Di Banda Aceh, saat ini penderita kanker serviks sebanyak 0.5% dari jumlah penduduk wanita. Berarti ada sekitar 520 kasus kanker serviks. Dengan penderita paling banyak adalah wanita berusia 30-55 tahun. Dan diperkirakan sekitar 20% wanita beresiko terinfeksi kanker serviks.
Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang tumbuh di daerah leher rahim yaitu suatu daerah pada organ reproduksi wanita yang terletak diantara rahim (uterus) dan liang senggama (vagina). Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dikenal dengan sebutan Human Papilloma Virus (HPV). Penyebab terinfeksi kanker serviks diantaranya karena bergonta ganti pasangan seksual, menikah muda (sebelum usia 20 tahun), kehamilan yang sering, pembalut wanita, seringnya mengkonsumsi makanan fastfood/junkfood, dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Cara paling mudah untuk mendeteksi penyakit ini dengan melakukan pemeriksaan sitologi leher rahim yang biasa disebut dengan nama Paps smear atau papanicolaou smear. Metode tes Paps smear yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviks atau leher rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan di analisa di laboratorium. Tes itu dapat menyingkap apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Tingginya angka penderita kanker serviks disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat akan bahaya kanker serviks, sehingga membuat banyak penderita baru menyadari dan melakukan pengobatan ketika sel kankernya sudah menyebar dan mencapai stadium akut. Karena biasanya kanker serviks baru akan menunjukkan gejala serius setelah 10-20 tahun kedepan. Beberapa gejala yang umumnnya dialami oleh penderita kanker serviks yaitu keputihan lama dan berbau, perdarahan setelah berhubungan, dan tumbuh kutil di bagian leher rahim (biasanya akan terasa perih). Pencegahan kanker serviks dapat dilakukan dengan membiasakan diri memelihara kesehatan dan kebersihan reproduksi, mengurangi mengkonsumsi makanan fastfood/junkfood, menghindari berganti pasangan seksual, mengganti celana dalam sehari sekali (agar tidak lembab), melakukan tes paps smear setiap dua tahun sekali bagi yang sudah aktif secara seksual dan melakukan vaksinasi HPV.
Di Banda Aceh, penderita kanker serviks umumnya adalah perempuan berusia produktif. Oleh sebab itulah, kami melakukan kampanye ini yang memfokuskan pada remaja agar mereka dapat melakukan pencegahan sejak dini. Dengan adanya kampanye ini diharapkan dapat menambah pengetahuan sehingga bisa membentuk perilaku yang positif.

Manfaat dari tindakan pencegahan dini kanker serviks yang dilakukan oleh remaja antara lain:
·         Menumbuhkan kesadaran akan kebersihan dan kesehatan organ reproduksi.
·         Mengurangi angka penderita kanker serviks dan resiko kematian.
·         Menghindari resiko pengangkatan rahim yang akan menyebabkan para wanita tidak bisa mempunyai keturunan.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Birthday_19

            Hari Jum’at, 14 oktober 2011 kemarin, aku tepat berusia 19 tahun. Tak bisa dibayangkan betapa bahagianya aku kemarin. Sedikit flashback, tepat jam 12 teng, kak Mena membangunkan aku yang tengah lelap tertidur. Dia yang pertama kali mengucapkan “Happy Birthday to You” sambil memberikan aku kado. Aku yang masih agak mengantuk tidak begitu menyadari apa yang baru saja terjadi. Berpikir It’s just a dream J
Aku pun kembali tertidur. Namun, aku adalah tipe orang yang kalau sudah dibangunkan akan susah tertidur lagi. Jadinya sambil nutup mata lagi aku mikir ulang, “kok bisa ada kado ya? Mimpi apa bukan nih?” Jadinya aku bangun lagi, buka mata, dan jreng jreng jreng, ternyata bukan mimpi.hahahaha J
I said thankyou to my sist :*
Setelah itu, aku ngelanjutin buat tugas Teori Komunikasi yang baru setengah aku selesaikan gara-gara ketiduran. Sambil mengerjakan tugas, aku pun menjelajahi facebook dan twitter. Ada beberapa teman yang ngucapin selamat ulang tahun juga, I really really happy J
Pukul 3 pagi aku baru tertidur lagi, meski tugas belum juga selesai. Sekitar pukul 7 aku terbangun, karena mau bersiap-siap ke kampus.
Sebelum mandi aku menyempatkan diri untuk membuka kado dari kak Mena. Ternyata oh ternyata, kak Men ngasih aku baju dan jilbab.Wow, cool.I love it J
            Pukul setengah Sembilan aku tiba di kampus, dan bertemu Sari dan Mila. Kami melanjutkan tugas Teori Komunikasi yang belum terselesaikan. Selagi mengerjakan tugas, Dara pun datang. Kami memutuskan untuk melanjutkan mengerjakan tugasnya di kantin.
Selagi aku mengambil makanan, tiba-tiba Sari datang dan membawa kue ulang tahun. SURPRISE!!
Aku terkejut sekaligus bahagia J thankyou my besties :*
Meskipun rada bingung juga, kok cuma ada angka 9 aja, angka 1 nya kemana?? Ntar dikira aku ulang tahun yang ke-9 lagi. Padahal kan umur aku udah 19 tahun :’(  Mungkin karna aku imut-imut gitu kali yaa.hahaha.mencoba menyenangkan diri sendiri.
Lalu aku meniup lilin dan memotong kue. Kemudian mereka satu persatu menyuapiku. Lalu gantian aku yang menyuapi mereka J
Sorenya, kita jogging di Blangpadang. Waktu aku pamit sama mamak dan bilang mau jogging, mamak bilang, “ udah kurus ngapain jogging lagi?” aku sih ketawa aja. Padahal aku ikutan jogging sama mereka karena mau makan alias menggemukkan diri. Secara disana kan banyak penjual makanan.HHmmmm :D
            Waktu lagi lari, tiba-tiba perut aku sebelah kiri sakit banget, mungkin karena dari pagi aku belum makan. Jadinya aku cuma bisa jalan aja. Setelah aku muterin lapangan dua kali, kaki aku jadi sakit, mungkin efek karna jarang olahraga :’(
Siap itu, kita istirahat. Lagi asik-asik ketawa, aku pun mengajak mereka makan.Hahahaha
Yang tadinya mereka cuma niat minum doang, garagara liat aku makan batagor mereka jadi pengen juga dan ikut mesen.Hahahaha. Lalu aku sambung dengan makan kue chakyou (kalo nggak salah sih). Lagi-lagi mereka ikutan mesen juga. Tapi enakan kue bolang baling sih, apalagi ada taburan wijennya. Waktu mau mesen kue bolang balengnya ehhh malah abis :’( padahal enak banget loh :D
Udah capek-capek lari malah nggak ada artinya. I’m sorry guys. Kayaknya mereka kapok deh ngajak aku ikutan jogging :D
Siap itu kita jalan-jalan sekitar situ.Ketawa tawa bareng, ngelucu.It was so fun yesterday :D
Meski ada insiden Mila hilang handphone dan kunci motor. Tapi untungnya ketemu.
            Finally, aku mau ucapin makasih buat semuanya yang udah ngucapin selamat dan juga thankyou buat doa-doanya. Semoga harapan-harapan aku di tahun ini bisa tercapai dan semoga dengan bertambahnya umurku ini, aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.Amin J
Semoga sikap dan cara berfikir ku juga bisa lebih dewasa, dan segera dapat pacar.hahaha ngarep.com

Special thanks to my parents n my sista whom loves me dan always give me motivation and support. I love you all.thankyou so much :D

Jumat, 07 Oktober 2011

Kebersamaan

Malam blogger, aku mau cerita nih tentang acara SITUASI dikampus aku.SITUASI itu singkatan dari silaturahmi tunas anak komunikasi.Acara ini merupakan agenda tahunan dijurusan aku untuk menyambut mahasiswa/i baru.
Acara SITUASI tahun ini diadakan di panti asuhan yang bertempat di Ajun, tapi namanya aku lupa J
Acara ini diadakan selama dua hari, jadi ceritanya nih kita nginep, meskipun ada beberapa dari teman-teman yang nggak ikutan nginep.Kebetulan aku kebagian di bagian sekret.Karena pada hari H nya sekret nggak dibutuhin lagi (syeudih deh), jadinya aku bantu-bantu dibagian konsumsi.Bukan karena aku pinter masak tapi karena aku liat seksi konsumsi orangnya dikit banget, makanya aku bantuin (itung-itung dapet pahala.amin).
Alhasil, aku pun bantu-bantu motong ini dan itu.Dan yang pertama kali aku kupas itu bawang.Oh, serasa mau nangis.hahaha
Tapi seru, I like it, sekalian belajar masak juga.Lagian kalo masalah kupas mengupas, potong memotong aku jago loh.Udah biasa dirumah.Kata mamak, sehebat apapun seorang perempuan tetap aja ujung-ujungnya didapur.Apalagi yah aku pernah denger, cara memenangkan hati suami itu ya dari perutnya.hahahahaha.kayak udah nikah aja J
Makanya aku bangga banget sama mamaku, meskipun beliau kerja kantoran, tapi sepulang kerja tetap masak buat kita semua.Dan masakan mamak aku itu ENAK banget.Mamak itu serba bisa dan sangat suka mencoba resep-resep baru.Dan mamak itu orang yang paling nggak bisa diem, apalagi kalo hari libur pasti deh tetep aja sibuk didapur.I love you mom with my breath.
Okeh, sepertinya aku sudah melenceng jauh yaa, back to topic, aku pun bantuin ngupas bawang yang lumayan banyak juga yaa, sambil ngeliatin anak-anak baru dikerjain.Lucu-lucu banget.Apalagi ada yang disuru nyanyi lah, disuruh nanyain bahasa aceh lah, banyak deh pokoknya.Dan berkat acara ini juga aku jadi tau lagunya Ayu Tingting yang judulnya alamat palsu.hahahaha
Gimana aku nggak tau kalo semua pada nyanyiin itu lagu dengan gaya-gayanya yang kocak.
Acaranya seru banget, meskipun rada ngeri juga sih, karena dengar-dengar panti asuhan ini ada penghuninya gitu.Sebenarnya kalo aja mereka nggak cerita gitu aku nggak bakalan takut, tapi berhubung uda diceritain jadi sedikit waswas juga.Tapi Alhamdulillah sampai aku pulang pun aku nggak ngerasain hal-hal yang aneh, palingan cuma dengar dari teman-teman doang.
Yang ngebetein disana adalah mandi itu harus buru-buru, belum lagi waktu mau mandi eeh malah disuru keluar karena mau dipake buat anak barunya mandi.Asli bĂȘte abis, pengen rasanya pulang dan nyantai aja dirumah.Tapi ya justru itu serunya, KEBERSAMAAN.

Malamnya kita makan samasama, meski panitia makannya belakangan setelah selesai anak barunya makan dulu.Padahal nih perut udah minta jatah yaa, mana aku punya sakit maag, perut udah melilit, heudehhh, asli menyiksa memang.Untung si Sari ada bawa roti, jadi ada yang bisa ngeganjal perut buat sementara.Meski rada taku juga sih makan tu roti gandum.Karena semester lalu, garagara makan roti gandumnya si Sari, perut aku langsung mules mules minta dikeluarin.Padahal 10 menit lagi mau masuk kuliah.Asli aku desperate banget dan rada trauma makan roti gandum.
Makanya meskipun lapar, aku makan rotinya Cuma setengahnya doang.Males banget kan kalo harus BAB disitu, mana malam-malam, berhantu pula, iii syereemmmm :’(
Akhirnya makan malam pun tiba, meski lauknya sederhana tapi rasanya enak loh.Hmmmmm apapun makanannya nggak masalah tapi suasana kebersamaan itu loh yang bikin bahagia.
Setelah itu, kita tiduran bentar, karena kecapekan seharian kerja.Tapi tetap aja aku nggak bisa tertidur karena lampunya idup :’(

Jam dua malam baru kita semua bisa tidur, setelah menyaksikan anak-anak baru menunjukkan bakat mereka.Ada beberap orang yang aku ingat namanya saking lucunya mereka.Kalo nggak salah ada Chairil yang jago baca puisi, Nanta yang sepertinya urat malunya uda putus (sorry dek), ada adek letting aku dulu di SMA yang ketawanya itu asli LEBAY dan panjang banget kayak kereta api, dan satu lagi seorang cewek rada gendut yang jago banget aktingnya.Nah merekalah ikon-ikon di kelompok mereka masing-masing.Mereka sangat-sangat menghibur kita yang udah capek dan letih.Thankyou for you all :D
Setelah talent show, panitia ada briefing dilapangan basket dan barulah kita boleh tidur.
Sekitaran jam setengah 5 kita dibangunin, dan disitulah aku ngeliat mereka dengan muka baru bangun tidur yang lucu-lucu banget.
Jam setengah 6 gitu aku mandi, Brrrrrrr, dingin banget.Jarang banget aku mandi sepagi ini, terakhir mandi sepagi ini waktu pagi hari raya idul fitri kemaren :D
Paginya kita sarapan dengan bubur kacang hijau.Nggak kenyang yahh J
Dan kita sarapan nggak pake sendok, asli bingung mau makannya gimana, dengan panasnya juga amit-amit.It’s so interesting experience :D
Tapi nggak masalah sih karena emang aku jarang makan pagi sepagi itu.Biasanya jadwal makan pagi aku itu sekitaran jam 10.
Habis makan, bantu motongin ubi untuk makan siang.Disamping tempat konsumsi kebetulan ada kamar, dan akhirnya aku dan sari tidur disitu.Sehabis bangun rasanya segar  banget setelah kemarin kurang tidur.
Sorenya sebelum pulang kita bersih-bersih panti dan bersiap-siap pulang.Namun sebelumnya kia ada acara penyambutan anak baru.Disitu ada pembagian hadiah untuk beberapa kategori, diantaranya yang terheboh, terlucu, dan lain-lain.Setelah itu, mereka masing-masing dibasahin, dan  menyalami panitia yang berdiri berjejer.Setelahnya, pengucapan sumpah mahasiswa.
Setelah semuanya selesai, ada beberapa dari panitia yang dikerjain dengan disiramin air dan diceburin kekolam.
Sepulangnya dari situ aku, Mila, dan Sari makan bakso idaman yang dibelakang Barata.Kenyang!
Pulang dari situ kita ke Taman yang disamping lapangan skateboard Darussalam.Setelah nungguin anak baru semuanya dijemput pulang, kami pun pergi ke warkop Rawasakti untuk penutupan panitia.Dan disana kita dapat makan gratis.Tapi berhubung aku udah kenyang jadi nggak bisa makan banyak :’(
Tapi dua hari dipanti asuhan itu mengajari aku banyak hal, tentang kesederhanaan, kebersamaan, tanggung jawab, dan tolong menolong.
Aku berharap acara-acara Situasi selanjutnya dapat lebih baik lagi dan bisa mendidik mahasiswa/i baru untuk bisa menjadi orang yang kuat, sukses, dan down to earth.
Okey that’s all my story, thanks for your attention.Bubbye J

Senin, 03 Oktober 2011

Writing

            Tadi pagi, aku masuk mata kuliah dasar-dasar jurnalistik.Sesuai dengan janji dosen tersebut minggu lalu, beliau pun menghadirkan seorang wartawan yang kebetulan juga teman beliau saat mengambil S2 di Unpad.Setelah mendengar berbagai penjelasan dari sang wartawan tersebut, banyak hal yang aku dapatkan.Bahwa untuk bisa menjadi seorang penulis bukanlah hal yang mudah.Seorang penulis pemula harus mengalami berbagai macam penolakan setelah kemudian barulah tulisannya dapat dimuat.Saat itu aku langsung teringat pada kisahku sendiri yang sudah dua kali mencoba mengirim tulisanku ke koran, dan kedua-duanya ditolak.Setelah itu kalian tau apa yang terjadi? Aku merasa gagal,  down, sampai akhirnya aku memutuskan untuk berhenti menulis dan mengirimkannya kekoran.Namun, saat itu aku justru menjadi seorang yang kalah.Begitu cepatnya menyerah, padahal baru dua kali saja aku mencobanya.Padahal banyak orang-orang diluar sana yang sudah mengirimkan puluhan bahkan ratusan tulisan tapi tetap saja gagal.Namun dia tak pernah menyerah dan terus mencoba, hingga akhirnya berhasil sampai dititik keberhasilan.Setelah aku menyadari hal ini, aku mulai berpikir untuk mulai menulis lagi.Bukan karena aku ingin mendapatkan uang dari hasil tulisan itu, tapi lebih kepada kepuasan dan kebahagiaan yang bisa aku dapatkan apabila tulisanku dapat dimuat dan dinikmati orang lain.Intinya adalah dalam melakukan sesuatu yang terpenting bukanlah hasil akhir yang bagus tapi bagaimana kita bisa belajar banyak hal dari proses-proses yang kita lalui tersebut.Teruslah mencoba apapun yang kamu inginkan, berusaha, jangan mudah menyerah, dan yakinlah akan ada buah keberhasilan dari setiap tetes keringat dan air mata yang kita keluarkan J