Selasa, 04 Juni 2013

Publisitas

Publisitas adalah informasi yang disampaikan (dipublikasikan) tanpa perlu membayar ruang-ruang pemberitaannya/penyiarannya yang bertujuan untuk menarik perhatian dan mempengaruhi tingkah laku publik serta mengakibatkan terbentuknya citra di masyarakat.
Publisitas : tidak berbayar, melalui media, relatif short them (jangka waktu pendek), relatif susah untuk dikontrol.
Kelebihan publisitas yaitu:
-lebih kredibel (dapat dipercaya).
-lebih natural.
-informasinya mempunyai nilai berita (news value).
Cara mengukur publisitas dengan:
-Banyak tidak banyaknya dipublikasikan.
-Dimana dipublikasikan.
Macam-macam publisitas:
-feature article
-caption photo
-news release
-press conference
-special event
Kampanye publisitas yaitu sebuah upaya yang dilakukan secara terencana, terprogram, memiliki sumberdaya yang memiliki tugas yang jelas dan dapat dievaluasi hasilnya. Umumnya erat kaitannya dengan publisitas politik atau advokasi isu tertentu.
Persamaan Kampanye dan Propaganda yaitu  secara operasional keduanya sama-sama melakukan kegiatan komunikasi yang terencana untuk mencapai tujuan tertentu dan berupaya mempengaruhi khalayak sebagai sasarannya.

Perbedaan Kampanye dan Propaganda:
Kampanye
Propaganda
a.Suatu kegiatan komunikasi dua arah
b.Dilakukan terbuka
c.Waktunya terbatas atau jangka pendek
d.Program yang jelas
e.Narasumber dapat diidentifikasi
f.Cenderung berkonotasi positif

Contohnya: Kampanye politik atau kampanye
hidup sehat.
a.Komunikasi satu arah
b.Dilakukan terselubung(sembunyi-sembunyi)
c.Waktunya jangka panjang
d.Narasmubernya tidak jelas atau tersembunyi
e.Cenderung berkonotasi negatif


Contoh: Kepentingan agama, politik, militer, dll.
Misal dilakukan melalui film.

Tujuan kampanye yaitu:
a.Public Awareness ialah menciptakan “kesadaran publik” terhadap sesuatu yang berkaitan dengan kepentingan sosial. Misal: Perda laranga merokok di tempat umum.
b.Offer Iinformation ialah “menawarkan informasi” yang lebih mendalam tentang suatu program kepada publik melalui; brosur, majalah, bantuan tenaga ahli (konsultan). Misal: pencegahan virus flu burung.
c.Public education ialah “mendidik publik” secara emosional yang tetap bersikap etis dan wajar didukung dengan materi kampanye tentang informasi dan tujuan suatu program yang bersifat persuasif atau bernilai pendidikan. Misal: anti kekerasan terhadap anak.
d.Reinforce The Attitudes and Behavior ialah memperkuat nilai-nilai atau ingin mengubah perilaku publik. Misal: pencegahan penularan penyakit HIV/Aids.
e.Behavior Modification ialah memodifikasi/ingin merubah perilaku masyarakat. Misal kampanye penggunaan seat belt dan helm.
Jenis-jenis kampanye yaitu:
1.Product - Oriented Campaigns adalah kegiatan komersial kampanye terhadap peluncuran suatu produk baru. Misal: pergantian nama National ke Panasonic atau perubahan logo produk.
2.Candidate - Oriented Campaigns adalah kegiatan kampanye publik. Misal: kandidat caleg DPR/MPR
3.Ideological or Cause – Oriented Campaigns adalah ide/gagasan kegiatan kampanye perubahan sosial. Misal: program KB nasional, anti narkoba, atau pelestarian lingkungan hidup.
Bentuk Komunikasi Kampanye :
-Komunikasi interpersonal
-Komunikasi kelompok
-Komunikasi massa

Teknik kampanye:
a.Participating yaitu keikutsertaan dalam kegiatan kampanye dengan tujuan untuk menumbuhkan saling pengertian, kerjasama, dan toleransi.
b.Association yaitu menyajikan isi kampanye yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau objek yang tengah ramai dibicarakan agar dapat memancing perhatian masyarakat.
c.Integrative yaitu menyatukan diri dengan publik secara komunikatif dengan menggunakan kata-kata “kita, kami, Anda sekalian..” mencitrakan bahwa apa yang disampaikan bukan untuk kepentingan komunikator  atau sepihak tetapi untuk kepentingan bersama.
d.Pay Off Technique (ganjaran) yaitu mempengaruhi publik dengan suatu ganjaran atau menjanjikan sesuatu dengan “iming-iming hadiah” dengan 2 kemungkinan : benefit atau kegunaan (bertujuan untuk menumbuhkan kegairahan), dan ancaman/kekhawatiran/sesuatu yang menakutkan (bertujuan untuk membangkitkan rasa takut bila hal tersebut akan terjadi di kemudian hari.
e.Icing Technique yaitu teknik ini diumpamakan menata balok es menjadi bentuk yang menarik. Penyampaian pesan ditata sedemikian rupa sehingga enak dilihat, didengar, dibaca, dirasakan.
f.Empathy ialah menempatkan diri dalam posisi publik, ikut merasakan dan “peduli” situasi atau kondisi publik.
g.Coersion Technique ialah kampanye yang lebih menekankan pada suatu “paksaan” yang dapat menimbulkan rasa ketakutan atau kekhawatiran bagi publik yang tidak mau tunduk melalui sebuah ancaman.

Tidak ada komentar: